Ribuan Orang Sambut Kepulangan Bos Huawei di Bandara: Terima Kasih Xi Jinping!

Ribuan Orang Sambut Kepulangan Bos Huawei di Bandara: Terima Kasih Xi Jinping! Kredit Foto: REUTERS/Jennifer Gauthier

Chief Financial Officer (CFO) Huawei, Meng Wanzhou akhirnya kembali dari Kanada Sabtu malam setelah penyelesaian hukum yang juga melibatkan pembebasan dua warga Kanada yang ditahan oleh China. Akhirnya, Meng pulang usai menjadi tahanan rumah selama hampir 3 tahun yang melibatkan perseteruan antara Ottawa, Beijing dan Washington.

Meng Wanzhou tiba Sabtu malam dengan menggunakan jet sewaan yang disediakan oleh maskapai penerbangan Air China di pusat teknologi selatan Shenzhen, tempat Huawei bermarkas.

Kepulangannya bertemu dengan sekelompok karyawan maskapai yang mengibarkan bendera, dan disiarkan langsung di TV pemerintah. Langkah ini menandai bagaimana Beijing telah menghubungkan kasusnya dengan nasionalisme China dan kebangkitannya sebagai kekuatan ekonomi dan politik global.

Baca Juga: Putri Mahkota Huawei Dibebaskan Pemerintah Kanada: Akhirnya Saya Pulang!

Mengenakan gaun merah yang senada dengan warna bendera China, Meng berterima kasih kepada Partai Komunis yang berkuasa dan pemimpinnya Xi Jinping karena mendukungnya melalui lebih dari 1.000 hari dalam tahanan rumah di Vancouver. Meski rumah itu bernilai jutaan dolar, tetapi masa-masa sulit tetap ia rasakan,.

"Saya akhirnya kembali ke pelukan hangat ibu pertiwi," kata Meng yang dikutip dari CTVNews di Jakarta, Senin (27/9/21). "Sebagai warga negara China biasa yang melalui masa sulit ini, saya selalu merasakan kehangatan dan perhatian partai, bangsa, dan rakyat." 

Ribuan orang pun terlihat menyambut kepulangan Meng di bandara Shenzhen. Seorang pengguna bernama @HBS_Eric membagikan momen video bagaimana ribuan orang memenuhi bandara untuk menyambunt Meng Wanzhou.

"Ribuan orang biasa bergegas ke bandara Shenzhen untuk menyambut Meng Wanzhou kemarin malam. Mereka menyanyikan lagu kebangsaan sambil menunggu penerbangan. Jika iman memiliki warna, itu pasti MERAH CHINA," tulisnya di Twitter sebagai caption.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini