Erdogan Mungkin Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi dengan Amerika

Erdogan Mungkin Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi dengan Amerika Kredit Foto: Anadolu Agency

Presiden Turki mengatakan pada Senin (20/9) bahwa dia mengharapkan hubungan ekonomi antara negaranya dan Amerika Serikat tumbuh untuk mencapai potensi penuh yang nyata.

Berbicara di New York City pada sebuah acara yang diselenggarakan oleh Dewan Bisnis Turki-AS, Recep Tayyip Erdogan mengingatkan pebisnis dari seluruh AS tentang aliansi 70 tahun antara kedua negara.

Baca Juga: Erdogan Bawa Turki Jadi Negara Berpengaruh di Dunia, Ini Buktinya

"Kerja sama kami yang sangat istimewa dan teguh ini telah berkontribusi pada perdamaian, stabilitas dan keamanan di banyak bagian dunia selama bertahun-tahun. Perkembangan kritis yang terjadi baru-baru ini sekali lagi menunjukkan pentingnya dan nilai kemitraan strategis antara negara kita," ungkap Erdogan.

Dia menekankan peluang kerja sama antara Turki dan AS, termasuk keamanan, pertahanan dan investasi dan menyatakan keyakinannya bahwa perbedaan pendapat yang terjadi dari waktu ke waktu antara kedua negara dapat diatasi melalui dialog, solidaritas dan saling menghormati.

Mencatat bahwa Presiden AS Joe Biden sepenuhnya berbagi pemahaman bahwa mengembangkan hubungan ekonomi antara kedua negara mungkin dan perlu dilakukan, Erdogan menegaskan kembali tekad kedua pemimpin untuk memperluas volume perdagangan bilateral menjadi 100 miliar dolar AS, yang merupakan target realistis dan mudah dicapai selama langkah-langkah yang tepat diambil.

Erdogan mencatat bahwa volume perdagangan bilateral antara AS dan Turki naik menjadi 21 miliar dolar AS tahun lalu meskipun dalam kondisi pandemi dan mengingatkan bahwa Turki menempati urutan ketiga di antara negara-negara tujuan ekspor terbesar AS.

Menyatakan harapannya agar volume perdagangan mencapai 25 miliar dolar AS pada akhir 2021, dia melanjutkan bahwa investasi bersama memainkan peran penting dalam pengembangan hubungan ekonomi dan perdagangan. Erdogan mengatakan jumlah perusahaan AS yang melakukan bisnis di Turki telah mencapai 1.971 pada Juni 2021 dan investasi langsung AS di Turki mencapai 13 miliar dolar AS.

Dia menambahkan bahwa investor Turki, di sisi lain, melakukan investasi langsung senilai 7,2 miliar dolar AS di AS, berada lebih jauh dalam perdagangan global dengan peluang produksi yang hemat biaya dan luas, tenaga kerja terdidik dan infrastruktur logistik modern.

Erdogan mengutip bahwa Turki berada di peringkat kedua di antara negara-negara G20 dengan tingkat pertumbuhan 1,8 persen pada tahun lalu dan menjadi salah satu negara yang memperluas produksi industrinya dalam G20 selama periode yang sama.

Menurut dia, salah satu cara untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan perdagangan adalah melalui diversifikasi bidang kerja sama.

"Bidang energi memiliki peluang serius bagi kedua negara... Saya yakin kerja sama kita di bidang ini akan lebih maju di masa mendatang," tambah presiden.

Erdogan juga mengatakan bahwa pengusaha adalah utusan persahabatan dan kemitraan antara dua negara dan menambahkan bahwa Turki dan AS harus meningkatkan dialog dan kerja sama untuk mencapai potensi penuh nyata dari kemitraan ekonomi dan perdagangan.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini