Penjualan Aksesori Khas Thailand Meningkat Karena Lagu Lalisa

Penjualan Aksesori Khas Thailand Meningkat Karena Lagu Lalisa Kredit Foto: Republika

Semenjak lagu solo Lisa Blackpink rilis, penjualan aksesoris tradisional di Thailand Bangkok meningkat. Pada musik video lagu solo terbaru yang berjudul 'Lalisa', memang Lisa memasukan unsur-unsur kebudayaan Thailand.

"Banyak orang telah memesan dari kami melalui toko online kami, sementara di toko kami memiliki arus pelanggan yang terus menerus datang kepada kami, menanyakan jenis hiasan kepala yang kami miliki," ungkap salah satu pedakang pakaian di pasar Thailand.

Baca Juga: Ibu Lisa Blackpink Menangis Lihat Video Klip saat Debut Solo

Mengutip Reuters, Senin (13/90), Lisa mengenakan kostum nasional Thailand dalam musik videonya. Hal ini bertujuan untuk membantu membuat warisan budaya Thailand lebih mudah diakses baik di dalam maupun di luar negeri.

"Saya pikir itu kombinasi sempurna (fesyen dan tradisi). Ini memudahkan budaya Thailand untuk diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari," kata salah satu penggemar Lisa.

Pada sebuah pasar Thailand, toko bernama Fashion Point menjual aksesoris kepala buatan tangan yang dikenakan Lisa, seharga 250 (Rp108 ribu) hingga 1000 baht per potong (Rp434 ribu). Seperti yang diketahui, Pranpriya Manoban alias Lalisa Manoban merupakan salah satu member dari Blackpink yang berasal dari Thailand.

Dia pun kemudian bergabung dengan Blackpink yang debut pada 8 Agustus 2016.  

Baca Juga: Budaya Thailand Masuk dalam Album Solo Lisa Blackpink

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini