Ini Alasan Rusia Ogah Buru-buru Akui Pemerintah Taliban

Ini Alasan Rusia Ogah Buru-buru Akui Pemerintah Taliban Kredit Foto: RIA Novosti/Alexey Filippov

Rusia tidak terburu-buru untuk mengakui pemerintah Afghanistan yang ditunjuk oleh gerakan Taliban. Sikap itu disampaikan juru bicara kepresidenan Rusia Dmitry Peskov kepada media, Kamis (9/9/2021).

“Rusia tidak terburu-buru untuk mengenalinya. Sama seperti mayoritas negara di seluruh dunia, kami lebih memilih untuk memantau dengan cermat langkah-langkah apa yang akan diambil oleh kepemimpinan baru,” kata Peskov, dikutip laman TASS, Kamis (9/9/2021).

Baca Juga: Australia Bilang Indonesia Berperan Penting dalam Perkembangan Taliban karena Hal Ini

Dia ingat bahwa Taliban sebelumnya menyatakan bahwa mereka telah menyelesaikan pembentukan pemerintahan baru.

"Langkah-langkah konkret yang akan mengikuti akan menjadi yang paling penting. Kami akan terus mengawasi mereka," kata Peskov.

Setelah Amerika Serikat mengakhiri operasinya di Afghanistan dan menarik pasukannya, gerakan radikal Taliban (dilarang di Rusia) melancarkan serangan dan pada 6 September membangun kendali atas seluruh wilayah negara itu.

Pada 8 September, Taliban membentuk pemerintahan transisi. Semua anggotanya adalah anggota Taliban. Kaum radikal tidak dapat menyetujui Kabinet baru selama dua minggu karena apa yang digambarkan sebagai masalah teknis.

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini