Bantu Penanganan Covid-19, Puluhan Pengusaha Dirikan Rumah Oksigen Gotong Royong

Bantu Penanganan Covid-19, Puluhan Pengusaha Dirikan Rumah Oksigen Gotong Royong Kredit Foto: WE

Untuk mendukung pemerintah dalam penanganan pandemi COVID-19 dan mempermudah pemantauan pasien, puluhan perusahaan dan pengusaha di Indonesia berinisiatif mendirikan Rumah Oksigen Gotong Royong (ROGR). ROGR ini merupakan fasilitas isolasi terpusat bagi pasien Covid-19 dengan gejala ringan. 

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid mengatakan, pendirian fasilitas ini merupakan inisiatif dan komitmen dari pelaku usaha untuk membantu pemerintah dalam memerangi pandemi yang sudah melanda negeri ini sejak tahun lalu. 

Arsjad berharap keberadaan ROGR bisa membantu mengurangi bed occupancy rate (BOR) rumah sakit dan masyarakat tidak perlu bingung mencari fasilitas isolasi mandiri yang dilengkapi dengan akses oksigen dengan pantauan langsung dari tenaga kesehatan. Baca Juga: Vaksinasi COVID-19 Capai 100 Juta Suntikan, Pemerintah Apresiasi Kerja Sama Semua Pihak

“Pandemi belum berakhir, kita harus tetap waspada meski jumlah kasus menunjukkan tren penurunan. Menyediakan ROGR sebagai fasilitas isolasi terpusat ibarat ‘sedia payung sebelum hujan’,” ujar Arsjad, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (1/9/2021). 

Selain Kadin Indonesia, ROGR ini juga diinisiasi oleh GoTo Group, PT Aneka Gas Industri Tbk (Samator Group), Master Steel, Tripatra Engineers and Constructors, Halodoc beserta Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB). 

Kemudian juga ada lebih dari 30 perusahaan turut memberikan dukungan terhadap ROGR, yaitu: Accenture, Adaro, Alfamart, Astra International, Bank Aladin, Bank Jago, Bank Sinar Mas, BIBIT, Djarum Foundation, East Ventures, GIC, Google.org, Harum Energy Group, IDS Medical, Jarvis Asset Management, Kalbe Farma, Kearney, KKR, Lippo Group, Mandiri Sekuritas, Northstar Foundation, Novell Pharmaceutical, PLN, Protelindo Telekomunikasi Indonesia, Provident, PT Triputra Agro Persada Tbk, Relawan Anak Bangsa (RAB), Tanoto Foundation, Telkomsel, dan VISA. 

Chief Executive Officer (CEO) GoTo Andre Soelistyo mengatakan, keberadaan ROGR diharapkan dapat mendukung upaya bangsa Indonesia untuk bangkit bersama dari pandemi. Menurutnya, pasien akan mendapatkan perawatan sesuai dengan panduan Kementerian Kesehatan dan dipantau 24 jam oleh tenaga kesehatan dan dokter profesional. 

“Dengan isolasi di ROGR, bisa meringankan kekhawatiran keluarga pasien dan mencegah penularan ke anggota keluarga lain yang serumah,” kata dia. Baca Juga: Ketua Umum Kadin Indonesia: Resesi Ekonomi di Indonesia Bisa Diatasi dengan Investasi Saham

Adapun fasilitas ini dikelola oleh tenaga kesehatan berpengalaman dari Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Atlet yang merupakan kolaborasi dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Ikatan Dokter Imdonesia.(IDI), dan relawan Kementerian Kesehatan. ROGR terletak di kawasan Pulogadung Jakarta Timur dan memiliki akses oksigen langsung melalui pipanisasi dari Pabrik PT Aneka Gas Industri Tbk.

“Kami sangat bangga sekaligus bersyukur atas antusiasme dan semangat gotong royong dari puluhan perusahaan yang mendukung pembangunan dan operasional ROGR,” kata Chairwoman Yayasan Anak Bangsa Bisa, Monica Oudang.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini