Eratkan Persahabatan dengan Indonesia, KT&G Ikut Bantu Penanganan Covid-19 di Tanah Air

Eratkan Persahabatan dengan Indonesia, KT&G Ikut Bantu Penanganan Covid-19 di Tanah Air Kredit Foto: Antara/Rivan Awal Lingga

KT&G, perusahaan global yang berkantor pusat di Korea Selatan, telah menyalurkan donasi senilai KRW 150 juta untuk “Friends”, lembaga nonpemerintah berskala internasional yang bergerak dalam penanganan bencana dan pembangunan, pada Agustus ini.

Lewat donasi ini, KT&G ingin membantu penanganan krisis Covid-19 di Indonesia. Friends akan memakai dana tersebut untuk membeli 10 generator oksigen dan masker KF94 buatan Korea dalam jumlah banyak. Generator dan masker ini selanjutnya akan diserahkan kepada Kementerian Kesehatan Indonesia. 

Untuk itu, KT&G ingin menyediakan bantuan medis khusus di Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari pemenuhan tanggung jawab sosial KT&G sebagai sebuah perusahaan yang beroperasi di negara tersebut.  Baca Juga: Aktif Tanggulangi Covid-19, SiCepat Diganjar Penghargaan Top CSR Of The Year

Di sisi lain, KT&G berkontribusi dalam penanganan krisis Covid-19 dengan membantu tenaga kesehatan Indonesia, menyumbangkan ginseng merah khas Korea, dan mendirikan pusat pelatihan keahlian kerja. Pusat pelatihan ini meningkatkan kemandirian masyarakat lokal dari golongan kurang mampu. Sejak awal 2020 hingga saat ini, KT&G telah mendonasikan dana total senilai KRW 610 juta untuk berbagai proyek sosial demi membantu penanganan krisis Covid-19 di Indonesia.  Baca Juga: Sengketa Indonesia 1 Berlanjut, Direktur MPI: Klaim CSRE Soal Saham Tidak Masuk Akal!

Jaeyoung Cho, Chief, Global Headquarter, KT&G, berkata, “Mengingat penyebaran varian delta Covid-19 di Indonesia, kami telah mendonasikan sejumlah generator oksigen dan masker medis yang diperlukan di berbagai fasilitas kesehatan.” katanya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/8/2021).

Dia juga menambahkan, “Saya berharap bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat Indonesia yang telah lama menjalin persahabatan dengan Korea.” 

KT&G adalah perusahaan rokok terbesar kelima di dunia dalam hal pangsa pasar dan volume penjualan. Sejak pasar rokok di Korea terbuka bagi perusahaan-perusahaan internasional pada 1988.

KT&G berhasil mempertahankan posisi No.1 meski menghadapi persaingan sengit dari sejumlah perusahaan tembakau global, seperti PMI dan BAT.

KT&G membukukan penjualan konsolidasian senilai KRW 5,3 triliun pada tahun lalu. KT&G bahkan menjadi perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di bursa efek Korea. Lebih lagi, KT&G merupakan konglomerasi yang memiliki berbagai portofolio usaha selain bisnis rokok, seperti makanan kesehatan, real estat, biofarmasi, dan kosmetik. 

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini