Pilih Ketua Umum, ISEI Bakal Gelar Kongres XXI Minggu Depan

Pilih Ketua Umum, ISEI Bakal Gelar Kongres XXI Minggu Depan Kredit Foto: Fajar Sulaiman

Kongres Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) XXI akan diselenggarakan pada tanggal 31 Agustus  s.d. 1 September 2021 di Makassar secara virtual.

Salah satu agenda penting dalam Kongres tersebut adalah pemilihan ketua umum baru untuk periode 3 (tiga) tahun ke depan (2021–2024). Adapun Ketua Umum ISEI untuk periode 2018-2021 dijabat oleh Perry Warjiyo, yang juga Gubernur Bank Indonesia. 

Agenda utama lainnya dari rangkaian Kongres ISEI di Makassar tersebut adalah pelaksanaan Seminar Nasional dan Pemaparan karya ilmiah (call for paper) Jurnal Ekonomi Indonesia yang juga dilaksanakan secara virtual. Baca Juga: Bantu Perekonomian, ISEI Perlu Lakukan 4 Hal Ini

Dalam konferensi pers virtual hari ini (27/8/2021), Solikin M. Juhro, Sekretaris Umum PP -ISEI, dan Anggito Abimanyu, Ketua Bidang I PP-ISEI yang juga Ketua Panitia Pelaksana Kongres ISEI, menyampaikan bahwa Kongres ISEI XXI dan Seminar Nasional ISEI 2021 akan mengangkat tema “Peran ISEI dalam Penguatan Sinergi untuk Mengakselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional di Era Digital”. 

"Pemilihan tema tersebut mengambarkan kristalisasi pemikiran ISEI selama 3 (tiga) tahun terakhir untuk memperkuat sinergi mendorong momentum pertumbuhan dengan menjaga stabilitas & reformasi struktural perekonomian di tengah pandemi covid-19 serta perkembangan di era digital," kata Solikin.

Tujuan dari pelaksanaan Kongres ISEI tersebut, pertama, selain sebagai pertanggungjawaban kepengurusan PP ISEI periode 2018–2021 juga merupakan ajang pemilihan Ketua Umum PP ISEI berikutnya periode 2021-2024. Baca Juga: Dongkrak Pemulihan Ekonomi, ISEI Punya Tiga Peran Penting

Terdapat beberapa milestones keberhasilan yang telah dicapai oleh PP ISEI dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir, antara lain (i) penguatan AD/ART yang lebih terstruktur, terpadu dan forward looking, (ii) perwujudan LAMEMBA (Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi) yang secara aktif telah beroperasi, (iii) penerbitan Kajian Kebijakan Publik (KKP) sebagai sumbangsih pemikiran ISEI “White Paper” kepada pemerintah, (iv) relaunching Indonesian Economic Jurnal (IEJ), serta (v) penguatan kerja sama dengan Lembaga terkemuka baik di tingkat regional maupun internasional. 

Kedua, meningkatkan silaturahim antar anggota dan pengurus ISEI di seluruh Nusantara, serta memperkuat basis pengelolaan organisasi. Ketiga, meningkatkan peran aktif ISEI dalam mendorong kapabilitas akademis dan riset di perguruan tinggi.

Adapun yang keempat adalah mendorong peran serta ISEI di dalam perumusan-perumusan kebijakan untuk menjawab berbagai tantangan ekonomi nasional.

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini