Elektabilitas PDIP Tertinggi, Gerindra dan Golkar Kuasa Tiga Besar

Elektabilitas PDIP Tertinggi, Gerindra dan Golkar Kuasa Tiga Besar Kredit Foto: Antara/Wahyu Putro A

PDIP masih menjadi partai politik dengan elektabilitas tertinggi saat ini dengan 14,2%. Gerindra berada di posisi kedua dengan 13,7% dan Golkar di posisi ketiga dengan 13,4%.

Hasil tersebut didapat dari survei Citra Opini Polling Study (COPS) tentang dinamika elektoral tokoh, politisi, pejabat negara yang berpotensi menjadi Capres 2024 serta partai politik pada 1-13 Agustus 2021.

Baca Juga: Cihuy! Angin Segar Buat PDIP, Elektabilitas Puan Maharani Kalahkan Ganjar Pranowo

Direktur Eksekutive COPS, Alamyah Wijaya, dalam keterangan tertulisnya kepada Warta Ekonomi, Sabtu (21/8/2021), menjelaskan bahwa ada penurunan elektabilitas partai dibandingkan perolehan pada pemilu 2019.

"Hanya partai Golkar dan Gerindra yang tetap stabil tingkat elektabilitasnya, walau posisi Golkar anjlok menjadi posisi ketiga yang pada pemilu 2019 ada di posisi kedua dalam perolehan kursi di DPR RI," terang Alamyah.

Dia juga menerangkan, naiknya elektabilitas Gerindra dan Golkar karena dianggap oleh responden sebagai partai yang sangat konsisten dalam mendukung Pemerintahan Jokowi. Sementara, penyebab anjloknya elektabilitas parpol yang ada di parlemen karena publik merasa belum melihat aksi nyata dan kepedulian parpol dan kadernya dalam membantu meringankan beban masyarakat selama pandemi.

"Misalnya, tidak ada satu pun partai yang mendirikan pusat krisis bantuan kepada masyarakat jika ada masyarakat yang terpapar Covid atau memberi info tentang bahaya Covid-19," jelas Alamyah melanjutkan.

Secara lengkap, setelah posisi tiga besar, ada PKB di posisi yang mendapat elektabilitas 7,5%; Nasdem (6,4%); PKS (6,1%); PSI (4,4%); Demokrat (3,7%); PAN (2,7%); PPP (2,4%); Perindo (2,3%); Hanura (1,7%); PBB (1,4%); GELORA (1,3%); PRIMA (1,3%); Garuda (1,2%); PKPI (1,1%); BERKARYA (1,0%); Partai UMAT (1,0%); Tidak Memilih (13,2%).

Survei mengunakan jumlah sampel sebanyak 1.668 responden WNI yang sudah memiliki hak pilih pada 2024 dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error kurang dari 2,4%. Survei dilakukan melalui wawancara via telepon dengan hanya 1.660 responden yang bisa diambil datanya dan terverifikasi kembali.

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini