A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: mysqli::real_connect(): php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Temporary failure in name resolution

Filename: mysqli/mysqli_driver.php

Line Number: 203

Backtrace:

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 109
Function: DB

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 65
Function: initialize

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Base.php
Line: 55
Function: __construct

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Base.php
Line: 60
Function: __construct

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Controller.php
Line: 4
Function: require

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Modules.php
Line: 123
Function: include_once

File: /var/www/html/we_online_m/application/modules/page/controllers/Article.php
Line: 4
Function: spl_autoload_call

File: /var/www/html/we_online_m/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: mysqli::real_connect(): (HY000/2002): php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Temporary failure in name resolution

Filename: mysqli/mysqli_driver.php

Line Number: 203

Backtrace:

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 109
Function: DB

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 65
Function: initialize

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Base.php
Line: 55
Function: __construct

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Base.php
Line: 60
Function: __construct

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Controller.php
Line: 4
Function: require

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Modules.php
Line: 123
Function: include_once

File: /var/www/html/we_online_m/application/modules/page/controllers/Article.php
Line: 4
Function: spl_autoload_call

File: /var/www/html/we_online_m/index.php
Line: 315
Function: require_once

Tolak Rencana Erick Thohir, Suara Pekerja Pertamina Lantang: Jika Ini Terjadi, Rakyat Dirugikan!

Tolak Rencana Erick Thohir, Suara Pekerja Pertamina Lantang: Jika Ini Terjadi, Rakyat Dirugikan!

Tolak Rencana Erick Thohir, Suara Pekerja Pertamina Lantang: Jika Ini Terjadi, Rakyat Dirugikan! Kredit Foto: Pertamina

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) yang menaungi 19 serikat pekerja di PT Pertamina (Persero) kembali menyatakan penolakan subholding dan initial public offering (IPO) perusahaan pelat merah tersebut.

Penegasan tersebut dikatakan langsung oleh Kepala Bidang Media FSPPB Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa dalam webinar bertajuk "Pemberlakuan IPO Pertamina Merupakan Penyelamatan Sumber Daya Strategis Nasional atau Genosida Terhadap Kedaulatan Energi Bangsa?", Sabtu (14/8/2021). Baca Juga: Wilayah Kerja Rokan Resmi Dikelola Pertamina Hulu Rokan

Dalam catatan FSPPB, terdapat sejumlah alasan kenapa rencana Menteri BUMN Erick Thohir tersebut harus ditolak.

Menurutnya, IPO berpotensi melanggar UU No.19 tahun 2003 tentang BUMN Pasal 77 huruf (c) dan (d), bahwa “Persero yang tidak dapat diprivatisasi adalah: Persero yang bergerak di sektor tertentu yang oleh pemerintah diberikan tugas khusus untuk melaksanakan kegiatan tertentu yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat;” bunyi pasal 77 huruf (c).

Tambahnya, Persero yang tidak dapat diprivatisasi adalah: Persero yang bergerak di bidang usaha sumber daya alam yang secara tegas berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dilarang untuk diprivatisasi, demikian tulis pasal 77 huruf (d). Baca Juga: Sektor Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Capai Kinerja Operasi Positif di Triwulan 2/2021

Kemudian besarnya besarnya potensi Pajak yang harus dibayarkan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia NOMOR 52/PMK.010/2017 tentang penggunaan nilai buku atas pengalihan dan perolehan harta dalam rangka penggabungan, peleburan, pemekaran atau pengambilalihan usaha.

Lanjut Hakeng, transfer pricing antar subholding berpotensi menyebabkan HPP (Harga Pokok Produksi) BBM meningkat.

"Jika ini terjadi maka yang dirugikan adalah rakyat karena harus membeli BBM dengan harga yang lebih mahal. Ditambah lagi manajemen yang kelihatannya efisien karena dari 11 hanya menjadi 6 direksi. Padahal ternyata banyak penambahan direksi pada sub holding," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini