Tak Kenal Pandemi, Harga TBS Sawit di Provinsi Ini Justru Cetak Rekor Tertinggi

Tak Kenal Pandemi, Harga TBS Sawit di Provinsi Ini Justru Cetak Rekor Tertinggi Kredit Foto: Antara/Wahdi Septiawan

Di tengah masifnya kasus Covid-19 di Indonesia, harga tandan buah segar (TBS) sawit petani di Provinsi Riau mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah. Merujuk hasil tim penetapan harga TBS sawit Provinsi Riau, untuk periode 4–10 Agustus 2021, harga sawit umur 10-20 tahun disepakati mengalami kenaikan sebesar Rp118,98/kg sehingga menjadi Rp2.762,7/kg.

Kepala Dinas Perkebunan Riau, Zulfadli, mengatakan bahwa kenaikan harga TBS ini disebabkan adanya faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal naiknya harga TBS periode ini disebabkan terjadinya kenaikan dan penurunan harga jual CPO dan kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

Baca Juga: Rendah Polutan, Harusnya Masyarakat Global Meng-Endorse Minyak Sawit

"Untuk harga jual CPO, PT PTPN V mengalami kenaikan harga sebesar Rp579,08/kg; PT Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp675,4/kg; PT Astra Agro Lestari mengalami kenaikan harga sebesar Rp636,06/kg; PT Asian Agri mengalami kenaikan harga sebesar Rp513,29/kg; PT Citra Riau Sarana mengalami kenaikan harga sebesar Rp538,55/kg dari harga minggu lalu," kata Zulfadli dalam keterangan tertulis, Selasa (3/82021).

Sementara untuk harga jual Kernel, PT Astra Agro Lestari mengalami penurunan harga sebesar Rp170/kg; PT Asian Agri Group mengalami penurunan harga sebesar Rp182/kg; dan PT Citra Riau Sarana mengalami penurunan harga sebesar Rp111/kg dari harga pekan lalu.

"Sementara dari faktor eksternal, harga CPO masih menjalani tren bullish. Dalam sepekan terakhir, harga naik 2,29 persen dan selama sebulan ke belakang kenaikannya mencapai 21,39 persen. Kenaikan harga CPO berdampak positif bagi Indonesia. Pertama, CPO adalah salah satu komoditas andalan ekspor," papar Zulfadli.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini