Dikabarkan Terpapar Covid-19, Ustad Somad Meradang Tak Terima, Dengar! Saya Sehat Wal Afiat

Dikabarkan Terpapar Covid-19, Ustad Somad Meradang Tak Terima, Dengar! Saya Sehat Wal Afiat Kredit Foto: Instagram/Ust Abdul Somad

Kemudian, UAS langsung mengatakan jika kabar sakitnya membuat kelompok tertentu menjadi senang.

"Naudzubillah min dzalik, senang kali orang itu mendengar saya sakit," ucapnya.

Sebelumnya, Ustad Somad membeberkan bahwa dirinya sempat mengalami ciri-ciri gejala terjangkit Covid-19.

Ia mengaku dirinya merasa kepalanya seperti ditusuk-tusuk jarum dan kaca tajam. 

Bahkan, ia juga merasa jika tulang-tulang di dalam tubuhnya terasa masu putus dan ia juga berpikir dirinya akan mati.

Hal tersebut ia sampaikan ketika dirinya menyampaikan materi kematian dalam suatu Kajian Musawarah beberapa waktu lalu.

Mulanya, Ustad Somad mengawali ceramahnya dengan mengutip Al-Qur’an surah Al-Mulk, tepatnya surat pertama dalam juz 29.

Menurut dia, sesudah mati adalah kehidupan yang kekal. Karena itu, pada dasarnya Allah SWT menciptakan mati dan hidup agar kita beramal.

“Apa yang kita lihat hari ini, hidup. Kemudian sampai masanya kita pergi,” ujarnya, seperti dilansir terkini.id dari tribunnews, Senin (12/7).

Pada kesempatan itu, Ustad Somad bercerita dirinya suatu waktu pernah merasakan akan mati lantaran mengalami ciri-ciri mirip Covid-19.

Hal tersebut terjadi ketika dirinya pulang dari luar kota dan saat sampai di rumah, ia merasa jikalau semua tulang-tulangnya mau putus.

“Hari kesatu sama hari kedua, tulang-tulang sendiri rasanya mau putus,” tutur UAS.

“Hari ketiga dan hari keempat ketika dipakai topi ni, rasanya jarum dan kaca tajam ditusuk-tusukkan ke kepala.”

Lalu pada hari kelima dan keenam tatkala ia mengalami ciri-ciri Covid-19 tersebut, UAS mengatakan dirinya lalu membeli durian, tetapi tak dapat mencium aromanya.

“Saya cium, tak ada baunya sama sekali, tapi Ustaz tak pernah kena Covid? Saya tak periksa, tapi ciri-ciri itu ada,” lanjut UAS.

“Tulang mau putus, topi dipasang rasanya ditusuk-tusuk jarum. Durian dicium tak ada baunya. Di situlah saya merasa durian sudah tak enak lagi. Tak saya makan,” tukasnya.

Tampilkan Semua
Halaman

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini