Kelompok Bersenjata Pro-Iran Layangkan Ancaman untuk Bunuh Tentara Amerika Jika...

Kelompok Bersenjata Pro-Iran Layangkan Ancaman untuk Bunuh Tentara Amerika Jika... Kredit Foto: US Army Photo/Carrie David Campbell

Pemimpin milisi al-Hashd al-Shaabi (Pasukan Mobilisasi Populer) mengancam akan membunuh tentara Amerika Serikat sebagai pembalasan atas serangan udara yang menargetkan milisi Irak di dekat perbatasan dengan Suriah.

Pesawat tanpa awak AS melakukan serangan udara di wilayah perbatasan Irak-Suriah pada Minggu terhadap situs-situs yang menurut Washington digunakan untuk melakukan setidaknya lima serangan ke fasilitas AS sejak April.

Baca Juga: Merinding! Amerika Rilis Rekaman Serangan Udara di Irak dan Suriah

Sebelumnya, Kataib Sayyid al-Shuhada, sebuah faksi Hashd al-Shaabi, mengatakan bahwa empat anggota pasukan tewas akibat serangan udara AS. Faksi tersebut mengancam akan melakukan perang terbuka dengan pendudukan Amerika.

"Musuh yang berbahaya Amerika yang mulai membunuh [...] pembalasan atas darah pemuda kita adalah darah tentara pendudukan," kata Qais al-Khazali, pemimpin Asaib Ahl al-Haq, faksi Hashd al-Shaabi, dalam sebuah wawancara televisi.

Pemerintah Irak telah mengecam serangan udara Amerika Serikat terhadap milisi Hashd al-Shaabi di perbatasan Irak-Suriah, menegaskan bahwa serangan itu melanggar kedaulatan Irak. Situs militer yang menampung pasukan AS serta Kedutaan Besar AS di Baghdad baru-baru ini diserang oleh roket.

Washington menuduh faksi-faksi bersenjata Syiah yang terkait dengan Iran bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini