Hey, Petani Porang! Dahlan Iskan Wanti-Wanti Jangan Rakus Pasang Harga Tinggi, Kalau Tidak Nanti...

Hey, Petani Porang! Dahlan Iskan Wanti-Wanti Jangan Rakus Pasang Harga Tinggi, Kalau Tidak Nanti... Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Sejak tahun 2013, Dahlan Iskan telah memprediksi bahwa tanaman porang akan melejit seperti hari ini. Dahlan mengungkap bahwa tanaman porang relatif mudah untuk ditanam. Meski terkadang ada hama yang mengganggu, tetapi hama tersebut belum menjadi hambatan besar.

Bahkan, dalam tiga tahun mendatang, Dahlan meramal porang masih akan dibutuhkan oleh para penjual. Namun, marketing porang bisa menjadi masalah jika harga dijatuhkan oleh pabrik. Tetapi sampai hari ini, harga porang masih sangat bagus.

Lebih lanjut, dalam video YouTube "PELUANG PORANG DIMASA DEPAN BERSAMA BAPAK DAHLAN ISKAN", Dahlan mewanti-wanti bahwa harga porang yang terlalu tinggi dapat menjadi masalah. Jika petani porang mengambil laba berlebih, Dahlan khawatir itu akan menjadi ancaman di kemudian hari.

Baca Juga: Dahlan Iskan Dibuat Terkagum-kagum, Pemuda Ini Bisa Ciptakan Mesin untuk Pengolahan Rumput Laut!

"Jadi, jangan rakus bahwa harga porang harus setingg-tingginya," ujar Dahlan. "Tidak, harga sebaiknya wajar saja," tambahnya lagi.

Untuk diketahui, porang dengan komoditi lain haranya masih jauh sekali. Dahlan khawatir nantinya petani kelapa sawit malah membabat habis tanamannya dan mulai menanam porang. Itu akan menjadi ancaman nantinya. Oleh karena itu, Dahlan mengingatkan bahwa patoklah harga yang bagus dengan cukup, jangan terlalu tinggi.

Dahlan bercerita bahwa ada petani porang di Pandeglang, Banten, yang hidup kesulitan sehingga menjual porang dengan sangat murah ke tengkulak. Padahal, tujuan digaungkan membudidayakan porang ini untuk membuat petani Indonesia sejahtera. Karena petani ternyata tidak bisa sejahtera dengan padi, jagung, cabai, kedelai bahkan tebu.

Oleh sebab itu, Dahlan meminta agar kita bisa memecahkan masalah petani porang yang miskin agar tidak menjual porang yang belum panen karena mendesak akibat kekurangan ekonomi. Dahlan ingin petani porang bisa mandiri. Ia pun mengakui petani padi tidak bisa mandiri karena ada patokan harga dan subsidi.

Namun, Dahlan mengajak agar tidak menyalahkan tengkulak. Melainkan kita harus kreatif mencari cara agar petani porang tidak menjual komoditinya dengan murah. Dahlan juga mengajak agar petani porang tidak 'cengeng' kepada bupati atau pejabat. Hal ini karena bisa merusak kemandirian para petani porang.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini