Lockdown Total di Indonesia Gak Mungkin, INDEF: Kita Bukan China dan Vietnam

Lockdown Total di Indonesia Gak Mungkin, INDEF: Kita Bukan China dan Vietnam Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Tauhid Ahmad, menanggapi kebijakan terbaru pemerintah untuk mengendalikan lonjakan kasus positif Covid-19 dengan memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro.

"PPKM Mikro ini kan beda-beda tipis sama yang kemarin. Cuma dikurangi jam operasional mal dari jam 9 (malam) jadi jam 8 (malam). Perkantoran, dari yang 50 persen ke 75 persen. Jadinya tipis, enggak langsung drastis (penekanan kasusnya)," ujar Tauhid dikutip dari RMOL, Selasa (22/6).

Tauhid mengkalkulasi, dampak ekonomi akibat pengetatan PPKM Mikro kali ini sudah pasti akan terjadi. Karena pada PPKM sebelumnya, hal itu sudah terjadi di industri perkantoran yang aturannya membatasi jumlah karyawan sebanyak 50 persen work from home (WFH) dan 50 persen lainnya work from office (WFO).

"50 persen saja macet (industri perkantoran)," imbuhnya.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini