Relawan Ganjar Pranowo Bikin Politik Bising, PDIP Pilih Tutup Kuping

Relawan Ganjar Pranowo Bikin Politik Bising, PDIP Pilih Tutup Kuping Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak mau ambil pusing dengan menjamurnya relawan yang mendukung Ganjar Pranowo maju sebagai Calon Presiden (Capres) 2024. Partai penguasa itu memilih fokus membantu rakyat melawan pandemi Covid-19 yang belakangan semakin menggila, daripada sibuk memikirkan urusan politik.

"Pokoknya, kalau bukan parpol atau gabungan parpol yang bicara, itu hanya aksesoris demokrasi. Menghibur, tapi tidak menentukan," ujar politisi senior PDIP, Hendrawan Supratikno kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Anggota Komisi XI DPR ini mengamini, saat ini seluruh kader partainya selaras denganarahan Sekretaris Jenderal, Hasto Kristiyanto, untuk tidak genit urusan Pilpres 2024. Ihwal tiket capres diserahkan kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga: PDIP Terang-terangan Tolak Jokowi Tiga Periode: Kami Menarik Diri dari Agenda Tersebut!

Seluruh mesin partai, kata dia, memiliki tugas untuk saling mengingatkan kepada masyarakat tentang bahaya ledakan Covid-19. Apalagi, saat ini masyarakat mulai letih dan kendor menjalankan protokol kesehatan. “Dalam kondisi begini, jangan bicara Pilpres. Biar itu menu orang-orang yang mengidap autis sosial,” kritiknya.

Mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) ini juga menjelaskan, partainya tidak akan bertindak untuk para relawan maupun menegur Ganjar. Intinya, relawan ini tidak mempengaruhi kinerja PDIP yang saat ini masih fokus membantu rakyat melawan Covid-19.

"PDIP selalu berdialektika dengan aspirasi rakyat, semangat jaman, momentum sejarah, dan spiritualitas semesta. Jadi, kami menghindari segala kebisingan yang mengganggu kerja-kerja politik kami," tutupnya.

Sementara Direktur Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komaruddin menganalisa, PDIP masih di atas angin soal penentuan jagoan di Pilpres 2024. Partai yang diklaim sebagai partainya wong cilik itu dinilai, tidak bisa disetir siapapun, termasuk relawan. Baginya, PDIP sudah memiliki calonnya sendiri, dan itu ada di tangan Megawati.

Baca Juga: Satu Tahun Jadi Juru Bicara: Ini Bukan tentang Angka

Baca Juga: Ahli Virologi dan Molekuler Biologi: Semua Vaksin Covid-19 Aman dan Sudah Diuji

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini