Rancangan Ibu Kota Negara Baru Dikaji Pakai Dermaga Apung

Rancangan Ibu Kota Negara Baru Dikaji Pakai Dermaga Apung Kredit Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Rencana terkait pembangunan Ibu Kota Negara baru yang terus menjadi perhatian publik saat ini. Khususnya mengenai infrastruktur seperti apa yang akan dibagun serta teknologi apa yang digunakan.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah infrastruktur di bidang transportasi. Karena itu, Kementerian Perhubungan terus melakukan kajian menggandeng banyak pihak seperti akademisi, untuk menentukan yang terbaik.

Baca Juga: Mas Anies Keluarkan Imbauan yang Tidak Main-Main, Warga Ibu Kota Jangan Kemana-mana, Jangan!

Kali ini, Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub), Kemenhub melakukan penandatangan kontrak kerja sama penelitian ditandatangani antara Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan (Puslitbang Transportasi LSDP) dengan Unhas.

Fokus kajian yang dilakukan terkait potensi pengoperasian dan desain floating wharf barge sebagai salah satu infrastruktur canggih di IKN baru.

"Tahun ini dilakukan kerja sama penelitian terkait Floating Wharf Barge sebagai Infrastruktur Penunjang Ibu Kota Negara yang diharapkan dapat mendukung pembangunan dan pengembangan infrastruktur pendukung di IKN,” ujar Kapuslitbang Transportasi LSDP, Gunung Hutapea dikutip dari keterangannya, Sabtu (19/6/2021).

Dia menjelaskan, floating wharf barge merupakan sebuah bentuk dermaga terapung yang merupakan modifikasi dari kapal barge dengan memperkuat struktur konstruksinya. Dermaga ini mampu menangani beban kegiatan bongkar muat barang di atasnya sekaligus dilengkapi dengan peralatan untuk menjaga stabilitas dan kekedapannya.

Penandatangan kerja sama dilakukan Kamis, 17 Juni lalu. Dalam kesempatan itu, Sekretaris Balitbanghub Pandu Yunianto mengungkapkan bahwa Balitbanghub memiliki tugas melakukan penelitian dan pengembangan transportasi di tanah air. Termasuk untuk IKN baru.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini