Minta Prabowo Lakukan Hal Ini, Rizal Ramli Langsung Kena Sekakmat

Minta Prabowo Lakukan Hal Ini, Rizal Ramli Langsung Kena Sekakmat Kredit Foto: Instagram Prabowo Subianto

Rizal Ramli kena sekakmat akademisi. Permintaan Prabowo Subianto untuk berada di kubu oposisi langsung dijawab dengan telak. Rizal menyatakan bahwa pengabdian kepada negara tetap bisa dilakukan walau berada di kubu oposisi.

Akademisi politik Philipus Ngorang punya pandangan lain. Apa yang dikatakan Rizal Ramli, menurut dia, tidak terlalu benar. Pasalnya, pemilu adalah persaingan perorangan, bukan pertarungan ideologi.

Baca Juga: Pilpres 2024, Prabowo Bersedia cuma Jadi Cawapres?

"Pemilu itu adalah persaingan capres, bukan persaingan ideologi. PDIP dan Partai Gerindra itu secara ideologi hampir sama," ujarnya kepada GenPI.co, Jumat (18/6).

Oleh karena itu, Ngorang menilai bahwa PDIP dan Partai Gerindra tak perlu berada dalam barisan yang berseberangan. Apa yang dilakukan PDIP disebut punya kemungkinan sejalan dengan visi dan misi Partai Gerindra.

"Apa yang dilakukan Jokowi pun juga sejalan dengan apa yang diinginkan Partai Gerindra," ungkapnya.

Pengajar di Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie itu mengatakan bahwa suatu pihak menjadi oposisi jika memiliki pandangan berbeda dengan pemerintah yang sedang berkuasa. "Apakah Rizal Ramli bisa melihat perbedaan pandangan antara PDIP dengan Partai Gerindra? Jadi, tidak perlu Prabowo berdiri sebagai oposisi," katanya.

Walaupun begitu, Ngorang tak menampik jika ada sebagian kelompok dengan ideologi tertentu yang menunggangi Prabowo.

"Mereka menjadi penunggang gelap dan menginginkan Prabowo menang demi kepentingan kelompok tersebut. Namun, Partai Gerindra sendiri memiliki visi misi yang tak jauh berbeda dengan PDIP," paparnya.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini