Indonesia dan Iran Sepakati Kerja Sama Parekraf

Indonesia dan Iran Sepakati Kerja Sama Parekraf Kredit Foto: Unsplash/Sepehr Aleagha

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memperkuat kerja sama sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) dengan pemerintah Iran.

Kerjasama disepakati oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Khosh Heikal Azad di Jakarta, Selasa (15/6/2021).

Baca Juga: 6,5 Kg Uranium Iran Terus Diperkaya Capai Batas 60 Persen

Sandiaga menyebutkan Indonesia dan Iran memiliki ikatan sejarah dan budaya yang sudah lama terbangun sehingga perlu kembali penguatan kerja sama pariwisata dan ekonomi kreatif ini.

"Ini terlihat dari catatan sejarah kita yang menyebutkan kedatangan para pedagang asal Iran ke Indonesia di masa lalu serta beberapa kesamaan kosakata dalam bahasa Indonesia dan bahasa Persia," kata Sandiaga.

Karena itu, kata dia, Indonesia dan Iran perlu terus menjalin kerja sama di bidang wisata sejarah dengan menggandeng berbagai pihak terkait. “Wisata budaya dan sejarah menjadi salah satu prioritas kami agar dapat menarik wisatawan asal Iran untuk berkunjung ke Indonesia," katanya.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2019, tercatat ada 10.440 wisatawan Iran yang berkunjung ke Indonesia. Namun, angka ini mengalami penurunan di tahun 2020 akibat pandemi Covid-19, yaitu sebesar 1.340 wisatawan saja.

“Kolaborasi ini kita harapkan dapat meningkatkan kembali angka kunjungan wisatawan Iran ke Indonesia di masa yang akan datang pasca pandemi Covid-19," tuturnya.

Selain itu, Sandiaga mengatakan kedua negara juga memiliki potensi kolaborasi di subsektor-subsektor ekonomi kreatif seperti kriya, fesyen, dan arsitektur. Terlebih, sektor ekonomi kreatif Indonesia berhasil menyumbang angka produk domestik bruto sebesar Rp1.100 triliun pada 2020.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini