Adaptasi Kripto, Negara Ini Rencana Wajibkan Perusahaan Gaji Karyawan dengan Kripto

Adaptasi Kripto, Negara Ini Rencana Wajibkan Perusahaan Gaji Karyawan dengan Kripto Kredit Foto: Reuters/Dado Ruvic

Rolando Castro, Menteri Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Sosial di El Salvador mengatakan bahwa pemerintah sedang mendiskusikan apakah perusahaan di negara tersebut harus membayar karyawan mereka dalam Bitcoin.

Dilansir dari laporan Cointelegraph (16/6/2021), Castro telah membahas masalah majikan yang membayar pekerja mereka dalam Bitcoin (BTC) dengan pejabat dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Ekonomi.

Baca Juga: Perusahaan Telekomunikasi Ini Terima Pembayaran Lewat Kripto

Pernyataannya datang seminggu setelah Majelis Legislatif negara itu menyetujui penggunaan cryptocurrency sebagai alat pembayaran yang sah.

Tidak jelas apakah persetujuan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah di negara tersebut akan memperluas hukum yang ada atau menggantikannya.

Rancangan undang-undang Presiden Nayib Bukele menunjukkan “kontribusi pajak dapat dibayarkan dalam Bitcoin” dan “untuk tujuan akuntansi, USD akan digunakan sebagai mata uang referensi.”

Sejak pertama kali mengumumkan dia akan memperkenalkan undang-undang pro-Bitcoin pada konferensi Bitcoin 2021 di Miami awal bulan ini, Bukele telah menggunakan media sosial untuk mempromosikan cryptocurrency dan penambangan di El Salvador.

Pekan lalu, presiden meminta perusahaan listrik panas bumi yang dikelola negara untuk menyediakan fasilitas tertentu bagi penambang Bitcoin.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini