Gara-Gara Omongan SBY, Demokrat ke Pendukung Jokowi: Belajar Dulu, Baca Yang Lengkap Baru Ngegas!

Gara-Gara Omongan SBY, Demokrat ke Pendukung Jokowi: Belajar Dulu, Baca Yang Lengkap Baru Ngegas! Kredit Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha

Baca Juga: Satu Tahun Jadi Juru Bicara: Ini Bukan tentang Angka

Staf pribadi SBY yang juga pengurus Demokrat Ossy Dermawan ikutan bicara. Kata dia, SBY sedang tidak membandingkan prestasinya dengan yang sekarang. Untuk apa? Beliau hanya sampaikan dalam Sidang Doktor di IPB bahwa desertasinya di tahun 2004 dapat diterapkannya jadi kebijakan sehingga dapat turunkan kemiskinan dan pengangguran.

"Baca dulu yang lengkap baru nge-gas," kicau @ossydermawan.

Apa yang disampaikan SBY memang tak mengada-ada. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan dan pengangguran menunjukkan tren penurunan selama SBY menjabat. Pada 2014, BPS mencatat angka pengangguran berjumlah 10,25 juta. Di akhir kepemimpinan SBY, jumlah pengangguran mencapai level terendah yakni 7,14 juta orang. 

Angka kemiskinan pun mengalami penurunan. Menurut data BPS, jumlah penduduk miskin pada 2004 ada di angka 36,15 juta atau 16,6 persen. Pada September 2014, jumlah penduduk miskin bisa ditekan menjadi 27,73 juta orang, atau 10,96 persen.

Di periode pertama Jokowi, jumlah pengangguran mencapai level terendah pada Februari 2019 yakni 6,89 juta orang. Namun setelah itu naik menjadi 7,1 juta orang di Agustus 2019 dan tembus 9,76 juta orang pada Agustus 2020. Kenaikan itu lantaran ada pandemi. Data BPS terakhir mengungkapkan jumlah pengangguran berkurang menjadi 8,74 juta orang pada Februari 2021.

Begitu juga dengan kemiskinan. Di era Jokowi untuk pertama kali tingkat kemiskinan mencapai satu digit yaitu 9,8 persen atau sekitar 26 juta yakni pada Maret 2018. Namun, pada September 2020, tingkat kemiskinan kembali ke dua digit sebesar 10,19 persen, dengan jumlah penduduk miskin mencapai 27,55 juta orang.

Baca Juga: Ahli Virologi dan Molekuler Biologi: Semua Vaksin Covid-19 Aman dan Sudah Diuji

Baca Juga: Berwisata Sambil Jalani Protokol Kesehatan Tak Kurangi Kesenangan

Tampilkan Semua
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Berita Terkait

Video Pilihan

HerStory

Terpopuler

Terkini