Gara-Gara Omongan SBY, Demokrat ke Pendukung Jokowi: Belajar Dulu, Baca Yang Lengkap Baru Ngegas!

Gara-Gara Omongan SBY, Demokrat ke Pendukung Jokowi: Belajar Dulu, Baca Yang Lengkap Baru Ngegas! Kredit Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha

Baca Juga: Momen Kehangatan Anies-Ridwan Kamil yang Seruput Teh Botol dan Foto Pak SBY

Baca Juga: Berwisata Sambil Jalani Protokol Kesehatan Tak Kurangi Kesenangan

Sementara Waketum Gerindra Habiburakhman lebih tenang. Kata dia, SBY memang berhak membanggakan keberhasilan di masa kepemimpinannya. “Meskipun saat itu kami oposisi, tapi Gerindra selalu menghargai setiap pemimpin yang pernah menjabat, termasuk Pak SBY. Kami yakin semua pemimpin berupaya melakukan yang terbaik untuk bangsa ini,” ujarnya.

Politisi senior PDIP, Hendrawan Supratikno bicara lebih luwes. Kata dia, tidak masalah mengenang prestasi. Namun, tidak bisa dibandingkan lantaran setiap periode memiliki kelemahan dan kekuatan masing-masing.

Dia bilang, memang betul ada penurunan kemiskinan dan pengangguran di masa SBY. Hanya saja, Hendrawan memberikan beberapa catatan. Kata dia, selama 10 tahun pemerintahan SBY tak ada badai krisis yang menyulitkan. Ada memang satu dua gelombang, misalnya terjadi 2013 saat Amerika Serikat melakukan kebijakan normalisasi fiskal dan moneternya.

Kata Hendrawan, kemiskinan dan pengangguran di era kepemimpinan Jokowi periode pertama juga menurun. Bukan cuma itu, indeks ketimpangan juga turun. Hanya, di periode kedua, ada pandemi yang datang secara tiba-tiba dan megakibatkan resesi.

Bagaimana tanggapan Demokrat? Wasekjen Demokrat, Irwan Fecho, heran kenapa para pendukung Jokowi pada emosi sehingga mengritik balik SBY. “Apa tidak lihat dulu video saat pak SBY sambutan. Tidak ada satupun diksi atau kalimat yang membandingkan dengan Jokowi. Makanya belajar dulu tentang hubungan nilai kebaruan pada disertasi dengan aplikasinya untuk pembangunan,” kata Irwan, tadi malam.

Baca Juga: Satu Tahun Jadi Juru Bicara: Ini Bukan tentang Angka

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Berita Terkait

Video Pilihan

HerStory

Terpopuler

Terkini