Prabowo-Puan di 2024 Hanya Menunggu Waktu Saja

Prabowo-Puan di 2024 Hanya Menunggu Waktu Saja Kredit Foto: Instagram/Puan Maharani

Pemberian gelar profesor kehormatan dari Universitas Pertahanan (Unhan) kepada Megawati Soekarnoputri tampaknya menjadi sinyal kuat PDI Perjuangan dan Partai Gerindra akan berkoalisi pada Pilpres 2024.

Momentum ini diyakini dimanfaatkan Prabowo untuk semakin memperat hubungannya dengan Mega.

"Kedekatan hubungan itu tentu akan memuluskan ambisi Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto untuk maju pada Pilpres 2024 bersama calon dari PDIP," kata pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul Jakarta, M. Jamiluddin Ritonga, Kamis (10/6).

Upaya mewujudkan koalisi itu juga terlihat saat Prabowo mengundang Megawati untuk meresmikan patung Soekarno berkuda di halaman Kantor Kemhan. Pada peristiwa ini terlihat hubungan Prabowo dan Mega sangat dekat.

"Jadi, dua peristiwa tersebut mengindikasikan koalisi Gerindra-PDIP hanya menunggu waktu saja. Koalisi dua partai besar ini diperkirakan akan mengusung pasangan Prabowo Maharani-Puan Maharani," ujar Jamiluddin.

Perkiraan itu juga terlihat dari ungkapan politisi senior PDIP, Bambang Pacul yang menyatakan, siapa pun capresnya, cawapresnya tetap Puan Maharani.

Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri dijadwalkan akan memperoleh gelar profesor kehormatan dari Unhan melalui sidang senat terbuka, Jumat (11/6). Ketua Umum PDI Perjuangan itu akan menerima gelar Profesor Kehormatan (Gurubesar Tidak Tetap) Ilmu Pertahanan Bidang Kepemimpinan Strategik pada Fakultas Strategi Pertahanan, Unhan.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini