Fadel Muhammad Ajak Jajaran Kodam IX/Udayana Ikut Kawal Empat Pilar MPR

Fadel Muhammad Ajak Jajaran Kodam IX/Udayana Ikut Kawal Empat Pilar MPR Kredit Foto: MPR

Wakil Ketua MPR, Prof Dr Ir Fadel Muhammad, menyampaikan sosialisasi Empat Pilar MPR kepada jajaran Kodam IX/Udayana. Dalam sosialisasi itu, Fadel Muhammad mengajak jajaran Kodam IX/Udayana untuk ikut mengawal, mentransformasikan, dan mentransfer pengetahuan tentang Empat Pilar MPR kepada masyarakat luas. Kodam dan jajaran bisa menjadi agen dalam menyosialisasikan Empat Pilar MPR RI ke masyarakat dan lingkungannya.

"Dalam sosialisasi ini, saya tidak saja menyampaikan tentang Empat Pilar MPR, tetapi juga mengajak jajaran Kodam IX/Udayana untuk mengawal dan mentransformasikan atau mentransfer pengetahuan tentang Empat Pilar kepada masyarakat. Sebab, kita menyadari bahwa TNI menjaga Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika," kata Fadel Muhammad dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Baca Juga: Fadel Muhammad: Desa Harus Jadi Ujung Tombak!

Turut hadir dalam sosialisasi Empat Pilar ini Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak dan jajaran Kodam IX/Udayana. Narasumber sosialisasi ini adalah Hasan Sahab, SE, MM, dan motivator Ketut Wiratama. Aula tempat berlangsungnya sosialisasi dipenuhi jajaran Kodam IX/Udayana dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat (memakai masker dan menjaga jarak).

Fadel Muhammad mengungkapkan, dari hasil survei yang dilakukan MPR bekerja sama dengan perguruan tinggi disimpulkan bahwa sosialisasi Empat Pilar MPR (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) belum merata kepada seluruh masyarakat Indonesia.

"Kita perlu terus menyampaikan Empat Pilar MPR secara berulang-ulang. Kita harapkan Empat Pilar, khususnya Pancasila, menjadi way of life bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat," ujar Wakil Ketua MPR dari Kelompok DPD ini.

Fadel mencontohkan karakter masyarakat Jepang dalam kehidupan sehari-hari. Orang Jepang memiliki karakter yang menjadi way of life mereka. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka justru menerapkan seolah mengimplementasikan Pancasila. "Kita ingin Empat Pilar ini menjadi budaya dan karakter bangsa kita. Sosialisasi untuk menjadikan bangsa Indonesia memiliki karakter dan budaya Empat Pilar. Inilah yang masih kurang. Karena itu, MPR terus menyosialisasikan Empat Pilar ini kepada masyarakat," paparnya.

Meski demikian, Fadel mengakui bahwa pendidikan Pancasila sudah disisipkan dalam mata pelajaran kurikulum di sekolah. "Ini dimaksudkan agar Pancasila menjadi way of life dalam kehidupan kita. Pancasila bukan hanya dihafal dan diucapkan, melainkan juga menjadi bagian dari apa yang dilakukan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari," tutur mantan Gubernur Gorontalo dua periode ini.

Bahkan, lanjut Fadel, anggota MPR dari DPR maupun DPD mendapat anggaran untuk sosialisasi Empat Pilar MPR ketika bertemu dengan konstituen. "Terutama kepada generasi muda agar mereka lebih kuat dalam mengimplementasikan Pancasila. Hal ini juga untuk menangkal paham-paham dan ideologi lain. Sebab, dari studi dan survei, masih ada kelompok masyarakat yang mempunyai paham-paham lain, bahkan ada pengaruh dari luar yang ingin mengubah ideologi Pancasila," sebutnya.

Sementara itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak mengatakan bahwa kata sosialisasi bukanlah sesuatu yang simpel dan sederhana, tetapi memiliki makna yang luar biasa. "Melalui sosialisasi Empat Pilar MPR, kita bisa meng-update bagaimana perkembangan Empat Pilar tersebut dan bagaimana menjaganya untuk ke depan," katanya.

Maruli juga mengapresiasi MPR yang telah menyosialisasikan Empat Pilar MPR kepada masyarakat khususnya kepada jajaran Kodam IX/Udayana. "Atas nama Kodam IX/Udayana, saya berterima kasih sekali Wakil Ketua MPR bisa meluangkan waktu. Ke depan, kita bisa bekerja sama lagi dan belajar serta meng-update Empat Pilar," ujarnya.

Kepada Wakil Ketua MPR, Maruli juga mengharapkan MPR bisa menyiapkan jajaran Kodam IX/Udayana untuk menjadi narasumber-narasumber sehingga bisa menyosialisasikan Empat Pilar MPR kepada masyarakat luas. "Kita sudah berdiskusi juga agar MPR bisa menyiapkan jajaran kami menjadi agen-agen yang juga mampu menyosialisasikan Empat Pilar MPR kepada masyarakat," ucapnya.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini