Garuda Indonesia Kritis Parah, Investor Kuras Dana Ratusan Juta Rupiah!

Garuda Indonesia Kritis Parah, Investor Kuras Dana Ratusan Juta Rupiah! Kredit Foto: WE

Kondisi perusahaan penerbangan BUMN, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), tengah menjadi sorotan publik. Terlebih lagi, Peter F. Gontha yang merupakan komisaris Garuda secara terang-terangan mengatakan kondisi perusahaan sedang krisis. 

Melalui surat terbuka yang ia unggah ke media sosial, Peter bahkan meminta gajinya sebagai komisaris Garuda dihentikan demi meringankan beban perusahaan. Ia juga menyoroti bahwa Garuda Indonesia saat ini tengah dihadapkan oleh beberapa masalah, mulai dari tidak adanya penghematan dari sisi operasional hingga masalah evaluasi atas perubahan atau pengurangan rute penerbangan yang merugi. Baca Juga: Nasib Perusahaan Milik Konglomerat Alexander Tedja: Cuan Pakuwon Melesat Ratusan Miliar Rupiah

"Maka kami mohon, demi sedikit meringankan beban perusahaan, untuk segera, mulai Mei 2021 yang pembayarannya memang ditangguhkan, (perusahaan) memberhentikan pembayaran honorarium bulanan kami sampai rapat umum pemegang saham," pungkas Peter seperti dilansir pada Kamis, 3 Juni 2021. Baca Juga: Bukan 7.000 Orang, Berapa Karyawan yang Terdampak Penutupan Giant Milik Hero Supermarket?

Di tengah kabar kristisnya maskapai unggulan Indonesia itu, pergerakan harga saham emiten bersandi GIAA ini tak terlalu terpengaruh. Dilansir dari RTI, harga saham Garuda parkir di zona hijau dengan apresiasi 2,24% ke level Rp274 per saham pada penutupan sesi II, Kamis, 3 Juni 2021. Sebelumnya, harga saham Garuda bahkan melesat hingga ke level tertinggi di Rp286 per saham.

Meski menguat, aktivitas perdagangan saham Garuda diwarnai oleh aksi lego saham. Bursa mencatat, nilai jual bersih atas saham Garuda mencapai Rp710,57 juta per Kamis sore. Sejumlah 38,68 juta saham Garuda diperdagangkan sebanyak 3.377 kali dan membukukan nilai transaksi harian sebesar Rp10,77 miliar.

Berita Terkait

Video Pilihan

HerStory

Terpopuler

Terkini