Inisiatif Strategis Mampu Dongkrak Pendapatan, Begini Kata Bos Semen Baturaja

Inisiatif Strategis Mampu Dongkrak Pendapatan, Begini Kata Bos Semen Baturaja Kredit Foto: Sufri Yuliardi

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) mampu membukukan kinerja positif dengan memaksimalkan pendapatan dengan capaian Rp 1,72 Triliun serta meningkatkan EBITDA menjadi Rp 416,4 Miliar atau meningkat 2% dari tahun 2019.

‘’Kinerja positif ini merupakan hasil dari berbagai inisiatif strategis yang telah dilakukan oleh manajemen untuk mendorong upaya peningkatan pendapatan. Dengan efisiensi biaya produksi dan biaya usaha, perbaikan sistem distribusi dan penataan distributor mampu menekan harga pokok secara signifikan,’’ kata Direktur Utama (Dirut) SMBR, Jobi Triananda Hasjim, dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (27/4/2021).

Perseroan mendorong upaya peningkatan pendapatan dengan mencatatkan volume penjualan semen sebesar 1,93 juta ton dan penjualan non semen lainnya seperti white clay, semen mortar, beton porous, dan lainnya. Penyumbang penjualan terbesar masih diperoleh dari penjualan semen bungkus yang tersebar pada para distributor wilayah-wilayah pemasaran Semen Baturaja.

Inisiatif strategi yang telah dilakukan ini dibawa kembali perseroan di tahun 2021, dan mampu mencatatkan kenaikan pendapatan pada Triwulan I 2021 sebesar 20% yoy dengan perolehan Rp 394 miliar. Keberlanjutan pada efisiensi biaya juga mampu menurunkan beban pokok penjualan 21% dibandingkan periode yang sama tahun 2020 hingga Triwulan I 2021, laba bersih Perseroan positif Rp 17,9 miliar. 

Baca Juga: Keuntungan Makin Tebal Meski Pendapatan Turun, Begini Penjelasan Bos Semen Indonesia

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di wilayah Sumatera, SMBR mampu menjaga pertumbuhan penjualan untuk memenuhi demand di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Bengkulu, dan Bangka Belitung. Wilayah Sumatera memiliki pertumbuhan semen positif dengan demand yang meningkatkan volume penjualan pada Triwulan I 2021 sebesar 22% menjadi 452.931 ton.

Melalui berbagai strategi yang dilakukan guna meningkatkan kinerja perseroan antara lain, kebijakan kualitas produk yang menyesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, kebijakan kontinuitas suplai seperti kesiapan armada angkutan hingga buffer stock di wilyah-wilayah penjualan strategis dan penjualan produk turunan seperti white clay, semen mortar, beton porous dan lainnya.

Perseroan optimis jika target penjualan tahun 2021 ini dapat tercapai dikarenakan adanya peningkatan APBN 2021 untuk infrastruktur sebesar 47,3% menjadi Rp 414 triliun dan pertumbuhan ekonomi nasional yang diperkirakan akan meningkat 4-5%.

‘’Pemerintah telah memulai proyek-proyek strategisnya dan Semen Baturaja telah ikut serta dalam proyek strategis pemerintahan yang memberikan peluang bagi perseroan untuk meningkatkan volume penjualan dan mengatasi over supply semen.’’ tambah Jobi.

Baca Juga: Dunia Usaha Mulai Bangkit, Untung Perusahaan Semen Merek Dynamix Melejit Ratusan Persen

Selain itu, perseroan juga memutuskan untuk menambah satu personel baru dengan mengangkat Chowadja Sanova sebagai Komisaris Independen perseroan. Hal ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2020.

“Dalam RUPST telah disetujui perubahan susunan pengurus perseroan. Perubahan ini merupakan usulan dari pemegang saham Seri A Dwiwarna dengan kesepakatan sesuai kebutuhan perseroan kedepannya. Perseroan mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi pengurus perseroan dalam menjaga kinerja keuangan dan operasional SMBR,” ujar Jobi. 

Maka susunan Pengurus Perseroan yang baru berdasarkan keputusan RUPST Tahun Buku 2020 :

Komisaris Utama : Franky Sibarani

Komisaris : Oke Nurwan

Komisaris Independen : Darusman Mawardi

Komisaris Independen : Endang Tirtana

Komisaris Independen : Chowadja Sanova

Direktur Utama : Jobi Triananda Hasjim

Direktur Produksi & Pengembangan : Daconi

Direktur Keuangan & Manajemen Risiko : M. Jamil

Direktur Umum & SDM : Amrullah

Direktur Pemasaran : Mukhamad Saifudin

Pada RUPST tersebut juga menyetujui laporan mengenai kinerja perusahaan selama tahun buku 2020. Perseroan

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini