Wira Cipta Perkasa Luncurkan Program Wira Cipta Perkasa Peduli

Wira Cipta Perkasa Luncurkan Program Wira Cipta Perkasa Peduli Kredit Foto: Wira Cipta Perkasa

PT Wira Cipta Perkasa, perusahaan yang bergerak bidang jasa dan pengadaan di industri energi dan sumber daya mineral yang beroperasi sejak 2009, baru-baru ini meluncurkan program Wira Cipta Perkasa Peduli sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) dan manifestasi bentuk investasi sosial kepada masyarakat secara luas.

Mengambil waktu Ramadan sebagai bulan penuh berkah dan identik dengan semangat kebersamaan dan berbagi sesama, program Wira Cipta Perkasa Peduli telah memulai kegiatan awal dengan menyasar masyarakat di wilayah sekitar perusahaan maupun di daerah yang membutuhkan.

Keutamaan berbagi ini semakin penting posisinya, mengingat Indonesia masih berkutat dengan pandemi COVID-19 yang berdampak besar terhadap sosial-ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Gobel Menapak Jejak Soekarno di Uzbekistan 

Adapun kegiatan yang dilakukan di antaranya berupa santunan dana yang diarahkan untuk digunakan sebagai modal usaha kecil dan disertai pemberian perangkat alat salat, seperti Alquran, sarung, sajadah, dan kerudung karena masih dalam nuansa Ramadan, juga santunan untuk anak yatim dan kaum duafa. Bantuan tersebut disalurkan di beberapa desa binaan yang berada di beberapa wilayah, yaitu Tambak, Muara Sako, Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, dan Lebak Banten.

M Rummy Arafat, CEO PT Wira Cipta Perkasa, mengatakan, "kegiatan CSR sebenarnya sudah menjadi bagian dari kebijakan perusahaan sejak awal, tahun ini dengan diluncurkannya program Wira Cipta Perkasa Peduli, kami harapkan kontribusi perusahaan akan dampak berkelanjutan untuk masyarakat dapat semakin luas." 

"Ke depannya kami akan terus berkomitmen untuk menjalankan program ini secara reguler, tidak hanya untuk masyarakat di wilayah operasional kami, namun lebih luas lagi untuk masyarakat Indonesia. Saat ini kami sedang berdiskusi dengan beberapa pihak dalam penyusunan program Wira Cipta Perkasa Peduli yang berfokus pada pembinaan masyarakat untuk mengoptimalkan kemampuan yang mereka miliki serta membantu perputaran roda ekonomi dan membawa dampak positif untuk lingkungan mereka,” tutup Rummy.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini