ISPE-BIN Hadir bagi Milenial Indonesia untuk Edukasi Ekonomi Politik Kebangsaan

ISPE-BIN Hadir bagi Milenial Indonesia untuk Edukasi Ekonomi Politik Kebangsaan Kredit Foto: Boyke P. Siregar

INDEF School of Political Economy Business and Intelligence Network (ISPE-BIN) adalah perhimpunan alumni diklat ISPE yang saat ini sudah mencapai 30 angkatan.

ISPE adalah program edukasi ekonomi politik kebangsaan yang diselenggarakan INDEF bagi para intlektual, pemimpin muda, dan entrepreneur.

Baca Juga: Indef Proyeksi Ekonomi Kuartal I Masih Negatif

Para alumni sering melakukan diskusi strategis dengan para tokoh INDEF seperti Faisal Basri, Aviliani, Prof Erani, dan ekonom senior lainnya.

Melihat kebutuhan ini maka selanjutnya Prof Didik J Rachbini selaku ekonom senior INDEF mengembangkan visi agar para alumni berhimpun untuk menjadi suara strategis bagi pengembangan ekonomi dan politik tanah air secara intlek dan dalam semangat milenialship. Misi ditangkap dengan baik oleh Dr Anggawira dan para alumni dengan membentuk presidium yang mewakili berbagai angkatan yang ada.

ISPE-BIN terlahir pada Januari 2021 dan mengadakan aktivitas perdananya melalui halal bihalal sabtu 22 mei 2021.

Ini merupakan semangat silaturahmi (networking) bagi sesama para alumni dan sekaligus diskusi santai dengan para pemimpin bangsa. Halal bihalal malam ini akan dihadiri oleh Dr. Ir. H. Suharso Monoarfa selaku Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional RI, Dr. Rachmad Gobel yang merupakan Wakil Ketua DPR RI), dan Prof. Dr. Didik J. Rachbini baru saja mendapat amanah sebagai Rektor Universitas Paramadina dan sekaligus penasehat utama ISPE-BIN.

Lebih jauh ISPE-BIN memiliki dewan penasehat para tokoh dan guru besar yang antara lain terdiri atas Suharso Monoarfa Menteri PPN/Bappenas, Bahlil Lahadalia Mentri Investasi dan Kepala BKPM, Prof Ahmad Erani Yustika selaku ekonom senior INDEF, Nurul Ichwan selaku Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal, Kementerian Investasi/BKPM, dan Prof. Didik J. Rachbini.

Anggawira, Ketua Presidium menyatakan kehadiran ISPE-BIN dibutuhkan untuk menjadi wadah kolaborasi para intlektual milenial bagi hadirnya solusi nyata bangsa pada berbagai bidang strategis bangsa.

Oleh sebab itu tema halal bihalal malam ini tentang "Tantangan Embargo Vaksin: Pertaruhan Pemulihan Ekonomi dan Herd Immunity" dan keterlibatan Muhammad Iqbal Hafizon, S.IP sebagai pemantik diskusi yang merupakan alumni ISPE menjadi wujud nyata atas orientasi ini.

Pinpin Bhaktiar, Anggota presidium menyatakan bahwa ini waktunya anak muda Indonesia hadir secara strategis dan tanpa harus menanggalkan kemilenialannya.

Tim presidum lainnya Yosua Agustin yang merupakan profesional keuangan dari Papua menyampaikan ajakannya agar ISPE-BIN menjadi rumah besar bagi anak muda dari sabang sampai marauke.

Anggota presidium lainnya  yang terdiri atas Ridwan Budiman, Aryo DP Irhamna, Frimy Anisa Lestari, dan Yohan Fitriadi juga memiliki semangat yang selaras dengan ini. Presidium pada ISBE-BIN bersifat kolegial mewakili berbagai angkatan alumni ISPE dengan berbagai latar belakang yang terdiri atas ekonom, reseracher, entrepreneur, dan profesional.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini