Kisah Perusahaan Raksasa: Alimentation Couche-tard, Induk dari Circle K yang Tetap Cuan di 2020

Kisah Perusahaan Raksasa: Alimentation Couche-tard, Induk dari Circle K yang Tetap Cuan di 2020 Kredit Foto: Beltz

Alimentation Couche-tard Inc atau singkatnya Couche-tard merupakan operator toko serba ada multinasional Kanada dari Quebec. Couche-tard masuk dalam jajaran perusahaan raksasa Global 500 milik Fortune. 

Pada 2020, Fortune merilis peringkat perusahaan raksasa berdasarkan pendapatannya. Dalam daftar itu, Couche-tard, dengan pendapatan mencapai 59,11 miliar dolar AS sukses duduk di peringkat ke-183 dunia, dengan persentase kenaikan pendapatannya mencapai 15 persen.

Baca Juga: Kisah Perusahaan Raksasa: Pabrikan Militer Lockheed Martin Meluncur dengan Keuntungan hingga 23%

Couche-tard sukses mendapatkan keuntungan 1,83 miliar dolar, dengan kenaikan 9,6 persen. Sedangkan, aset perusahaan yang didapat di angka 22,60 miliar dolar. Yang terakhir, total ekuitas saham perusahaan mencapai 8,92 miliar dolar. 

Warta Ekonomi pada Senin (17/5/2021) akan mengulas secara ringkas kisah perusahaan raksasa Couche-tard. Simak artikel lengkapnya seperti di bawah ini.

Alain Brouchard, sosok fenomenal di balik Alimentation Couche-tard, menciptakan salah satu raksasa di sektor toko serba ada. Brouchard bertujuan membangun bisnis ritelnya sendiri, dengan menyelesaikan misi yang disusun selama masa kanak-kanaknya. 

"Saya berasal dari keluarga yang sangat wirausaha dan saya selalu berkecimpung dalam bisnis toko," jelasnya dalam wawancara Oktober 2002 dengan Report on Business Magazine, dikutip Senin (17/5/2021). "Bahkan sebagai remaja, saya bekerja di toko, mengisi rak. Saya melihat secara langsung peluang untuk membangun perusahaan saya sendiri."

Meskipun Brouchard secara teknis tidak membangun perusahaannya sendiri, prestasinya soal ekspansi benar-benar melenyapkan para pesaingnya. Brouchard, melalui akuisisi, memulai dengan 12 toko. Dalam 20 tahun, setelah serentetan akuisisi dan pawai tanpa henti di seluruh Amerika Utara, dia bersiap untuk membuka toko ke-5.000 miliknya.

Alain Brouchard membuka toko serba ada pertamanya pada tahun 1980 di Laval. Pada tahun 1985, Bouchard mengakuisisi 11 toko bermerek "Couche-Tard" di wilayah Kota Quebec yang ia gabungkan dengan toko-toko yang ada di wilayah Montreal untuk mengganti nama seluruh perusahaan menjadi "Alimentation Couche-Tard". Pada tahun 1987, perusahaan membeli rantai 7 Jours dari Metro-Richelieu, yang disimpan oleh Couche-Tard sebagai rantai terpisah hingga hari ini.

Pada saat Brouchard merayakan ulang tahun ke 20 memperoleh Alimentasi Couche-Tard, Brouchard telah membuka jalan untuk ekspansi ke Meksiko. Brouchard adalah yang paling agresif dalam hal ekspansi pada awal abad ke-21, memimpin perusahaan dengan kecepatan yang sangat tinggi sehingga kemajuan selama 15 tahun.

Pada tahun 1997, inti dari kampanye akuisisi-nya mengubah karakter, menandai titik balik dalam sejarah Alimentation Couche-Tard dan menandai awal dari tawaran berani Brouchard untuk menjadi operator toko serba ada terbesar di Amerika Utara.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini