Annisa Pohan, Sang Permaisuri AHY Geram, Namanya Dicatut Penipu Berkedok Donasi

Annisa Pohan, Sang Permaisuri AHY Geram, Namanya Dicatut Penipu Berkedok Donasi Kredit Foto: Viva

Annisa Larasati Pohan, Istri dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, tengah mengalami peristiwa yang murang menyenangkan. Sebab belakangan ini ada pelaku penipuan yang mengatasnamakan dirinya dan melancarkan aksi untuk memintai donasi ke sejumlah orang.

Annisa mengatakan, upaya penipuan tersebut terungkap pada tanggal 10 Mei 2021, di mana dirinya mendapatkan laporan dari beberapa orang kerabat yang dikenal mengenai penyalahgunaan namanya.

Baca Juga: Boleh-boleh Saja Anies-AHY Berkilah, di Belakang Panggung Muncul Tafsir Politik

Sosok penipu membuat sebuah flyer pungutan donasi berjudul 'Wakaf Lailatul Qadar di Akhir Ramadhan' dan mengirimkan ke kerabat Annisa Pohan, salah satunya kader Partai Demokrat Yan Harahap.

"Flyer ini kemudian tersebar dalam beberapa grup WhatsApp dan chat pribadi dengan mengatasnamakan saya dan meminta bantuan untuk memberikan sumbangan dalam kegiatan bakti sosial yang sedang saya lakukan dengan melampirkan rekening penerima atas nama Irwanto dengan nomor rekening pada akun BCA 7015 33 8903," kata Annisa, saat dikonfirmasi VIVA, Selasa siang, 11 Mei 2021.

Annisa tak tinggal diam begitu mengetahui ada hal yang tidak beres ini. Dia kemudian melakukan penyelidikan dan ternyata benar, nomor rekening tersebut pernah digunakan untuk penipuan juga sebelumnya.

"Ternyata nomor rekening ini juga sebelumnya pernah digunakan dengan modus yang sama oleh oknum untuk meminta sumbangan dengan mengatasnamakan kerabat yang saya kenal juga. Saya merasa bahwa ini adalah oknum yang telah terbiasa melakukan kejahatan yang sama dengan modus yang sama, namun selalu menggunakan nama yang berbeda untuk modusnya," ujarnya.

Annisa mengunggah peristiwa ini dalam akun media sosial instagramnya. Agar tidak ada korban yang tertipu oleh upaya jahat yang dilakukan orang tidak bertanggung jawab.

"Atas kejadian ini, saya bermaksud untuk mengadukan perihal ini kepada pihak BCA untuk dapat memberikan bantuan dalam menyelesaikan masalah saya. Kami mohon bantuanya agar dapat, segera diselesaikan masalah ini oleh pihak BCA," ujarnya.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini