Pabrik Senjata PT Pindad di Bandung Dilahap Si Jago Merah

Pabrik Senjata PT Pindad di Bandung Dilahap Si Jago Merah Kredit Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya

Pabrik pembuatan Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu PT Pindad (Persero) kemarin sore dikabarkan telah dilahap si jago merah.

Vice President Pengamanan dan Pengelolaan Aset PT Pindad, Jenal Abidin mengatakan, insiden kebakaran terjadi di area Gedung Tempa & Cor (42G) PT Pindad (Persero) Bandung, Jawa Barat sekitar pukul 17.20 WIB. Untungnya, api berhasil ditangani dengan cepat hingga tidak menjalar ke gedung lain.

"Dilakukan penanganan sesuai SOP penanganan kebakaran oleh pemadam kebakaran internal yang dimiliki oleh perusahaan. Pindad juga menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung yang tiba dilokasi pada pukul 17.33 WIB untuk membantu penanganan dengan lebih cepat agar tidak meluas ke area lain. Api dapat dipadamkan pada Pkl 18.20 WIB," kata Jenal Abidin dalam keterangan resminya, Senin (10/5/2021).

Baca Juga: Tahun Ini, BUMN MIND ID Anggarkan Rp29 T untuk Belanja Modal

Abidin mengatakan, tidak ada korban luka atau pun korban jiwa yang ditimbulkan karena insiden tersebut. Sementara, area yang terbakar diperkirakan seluas 5 meter persegi. Terkait dengan kerugian yang ditimbulkan, Jenal mengatakan, pihaknya masih belum dapat memastikan kerugian material, karena masih akan melakukan investigasi lebih lanjut.

"Kerugian material akan dilakukan investigasi lebih lanjut," katanya.

Lebih jauh lagi, Jenal Abidin menjelaskan, kebakaran berawal ketika para pekerja di area gedung Tempa & Cor sedang melakukan pemanasan produk. Dari aktivitas itu kemudian menimbulkan percikan api dan mengenai bak oli, sehingga menimbulkan kebakaran di area tersebut.

Namun, dengan kesigapan para pekerja, lanjutnya, api dapat ditangani terlebih dahulu oleh unit pemadam yang dimiliki Pindad sehingga kobaran api tidak menjalar lebih luas ke bangunan yang lainnya.

Tim Damkar Pindad menurunkan 1 unit mobil pemadam kebakaran didukung Dinas Kebakaran (Diskar) PB Kota Bandung mengerahkan 6 unit pemadam yang terdiri dari 2 Unit Pancar Pusat, 2 Unit Tangki Pusat, 1 Unit Rescue, dan 1 Unit Komando sesuai SOP pengamanan obyek vital nasional.

Akibat insiden tersebut, Abidin pun menegaskan kebakaran yang terjadi di area gedung Tempa & Cor tidak akan banyak menganggu proses produksi yang akan dilakukan perusahaan pembuat senjata milik BUMN itu.

"Insiden kebakaran ini tidak berpengaruh signifikan terhadap proses produksi PT Pindad (Persero)," kata Jenal Abidin.

 

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini