Bipang Makin Viral, Fadli Zon Jadi Teringat Ucapan Orang Dekat Soeharto: Kasihan Dong Presiden

Bipang Makin Viral, Fadli Zon Jadi Teringat Ucapan Orang Dekat Soeharto: Kasihan Dong Presiden Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Fadli Zon kembali menyoroti polemik tentang makanan babi panggang (bipang) ambawang yang tengah viral dan dikomentari banyak pihak sejak kemarin.

Makanan khas Kalimantan, bipang menjadi perbincangan luas setelah video pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mempromosikan berbagai kuliner khas daerah untuk oleh-oleh mudik yang bisa dipesan secara online menjadi viral.

Baca Juga: Mendag Minta Maaf soal Bipang yang Dipromosikan Jokowi, PPP: Kita Maafkan dan Case Closed!

Di tengah viralnya bipang, politikus Partai Gerindra Fadli Zon teringat ucapan Menteri Sekretaris Negara era Presiden Soeharto, almarhum Moerdiono.

Kepada dirinya, Moerdiono pernah mengatakan di era Soeharto, pidato presiden harus diseleksi secara ketat. Bahkan Soeharto sendiri ikut melakukan koreksi atas naskah pidato yang akan disampaikannya.

Mencermati pernyatan Moerdiono, Fadli mengaitkan polemik pernyataan Presiden Jokowi tentang bipang ambawang. Fadli pun mempertanyakan pihak yang menyiapkan teks untuk Jokowi.

Hal itu diungkapkan Fadli Zon melalui akun Twitternya. "Pak Moerdiono pernah bilang ke saya, di zaman Pak Harto, pidato presiden lewat seleksi ketat, karena ucapan RI 1 harus akurat tepat. Dari staf pembuat pidato, diseleksi dua tahap baru ke Mensesneg, terakhir Pak Harto sendiri ikut koreksi. Nah ini siapa yang siapkan teks? Kasihan dong Presiden," kata Fadli Zon seperti dikutip dari lini masa akun Twitternya, @fadlizon, Sabtu 8 April 2021.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini