Hei Kalian, Hati-Hati! Ini Pak Polisi yang Ngomong: Bantuin Teroris KKB, Terancam Diciduk!

Hei Kalian, Hati-Hati! Ini Pak Polisi yang Ngomong: Bantuin Teroris KKB, Terancam Diciduk! Kredit Foto: Istimewa

Sebagai negara hukum, sudah sepantasnya Indonesia menegakkan peradilan hukum kepada seluruh pelaku teror. Termasuk kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua, yang kini telah ditetapkan sebagai teroris Papua oleh pemerintah.

"Kelompok mereka sudah punya senjata tajam lalu lakukan kekerasan pada masyarakat. Minta makanan, minta dana. Mereka lakukan itu kepada warga Papua, bahkan membakar rumah warga. Maka kita harus tegakkan aturan hukum," tegas Kepala Badan Intelijen dan Keamanan  (Kabaintelkam) Polri Komjen Paulus Waterpauw dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (8/5). Baca Juga: Pasukan Setan Dikerahkan RI, Pentolan KKB Teroris Benny Wenda Merengek-rengek ke Global

Tokoh Papua ini menilai, konflik di daerahnya harus dilihat dengan pendekatan hukum. Karena siapa pun wajib taat pada aturan negara.

"Hukum harus menjadi panglima dalam penyelesaian masalah ini. Kalau hukum berjalan baik akan baik pula negara. Label teroris adalah orang-orang yang melakukan kekerasan itu. Bukan masyarakat Papua," tegasnya lagi. Baca Juga: KKB 'Menggila', Benny Wenda 'Makin Jadi': Bentuk Kabinet demi Hancurkan Indonesia

Karenanya, Paulus mengingatkan, jika nanti sudah diputuskan di pengadilan terhadap pelaku teroris di Papua, kelompok itu mendapat konsekuensi besar. Bukan hanya pelaku teror di lapangan, tetapi juga otak di belakang layar.

"Hati-hati. Itu ada unsur-unsurnya. Soal yang membantu. Akan terciduk semua. Baik di dalam maupun luar negeri," ancamnya.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini