Berkah Ramadan, Peruri Salurkan Bantuan bagi Masyarakat dan Anak Yatim di Karawang

Berkah Ramadan, Peruri Salurkan Bantuan bagi Masyarakat dan Anak Yatim di Karawang Kredit Foto: Dok. Peruri

Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah, Peruri menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJLS), dengan menyalurkan bantuan dan santunan kepada masyarakat, terutama yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan yakni Desa Parungmulya.

Selain itu, organisasi sosial, olahraga, seni dan keagamaan Peruri (Peruri STARS) bidang BAZIS Cinta Dhuafa turut menyumbangkan santunan sembako kepada masyarakat yang berada di Kabupaten Karawang. Baca Juga: Bamsoet: Melalui CSR Satukan Tekad dan Langkah Bersama Bangkit dari Pandemi Covid-19

Tak hanya itu, Peruri juga memberikan santunan kepada 150 orang Anak Yatim melalui Yayasan Sweet Shodaqoh serta bantuan sarana dan prasarana kepada 10 Taman Pendidikan Alquran (TPQ) yang berada di wilayah Karawang. Bantuan kepada TPQ berupa Alquran, meja belajar, papan tulis, sound system, ATK, lemari serta perlengkapan lainnya untuk mendukung proses belajar-mengajar. 

Santunan dan bantuan yang diberikan oleh Peruri secara simbolis dilakukan di Rumah BUMN Karawang milik Peruri yang sehari-hari dipergunakan untuk pembinaan UMKM guna meningkatkan ekonomi kemasyarakatan, Kamis 6 Mei 20219. Baca Juga: Kideco Raih Bintang Lima Top CSR Award 2021

Kepala Departemen PKBL Peruri, Ratih Sukma Pratiwi, mengatakan semoga bantuan tersebut bisa meringankan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Alhamdulillah di bulan yang penuh keberkahan ini, Peruri dapat membantu masyarakat dan Anak Yatim. Semoga hal ini dapat membantu meringankan dampak sosial ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Kami juga berharap bantuan yang diberikan untuk TPQ dapat membantu para santri memperlancar ibadahnya, terutama di bulan Ramadan sehingga terbentuk generasi penerus bangsa yang berakhlakul karimah.” kata Ratih dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/5/2021).

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini