Berbagi Berkah Ramadhan, PT Jasa Raharja Berikan Donasi ke 200 Teman Disabilitas

Berbagi Berkah Ramadhan, PT Jasa Raharja Berikan Donasi ke 200 Teman Disabilitas Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Dalam rangka memaksimalkan moment kebaikan di bulan suci Ramadhan dan berbagi “Berkah Ramadhan”, PT Jasa Raharja melakukan pembagian donasi paket bahan pokok kepada Teman Disabilitas yang dikoordinasikan oleh Yayasan ThisAble.

Pembagian donasi paket bahan pokok “Berkah Ramadhan” ini hadir sebagai bentuk perhatian serta perwujudan komitmen program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Jasa Raharja kepada Penyandang Disabilitas korban akibat kecelakaan lalu lintas penerima manfaat atau santunan dari PT Jasa Raharja.

Baca Juga: Jasa Raharja Jabar Berikan Pelatihan Wira Usaha Bagi 20 Ahli Waris Korban Kecelakaan

Pembagian donasi paket bahan pokok “Berkah Ramadhan” terdiri dari bahan pokok kebutuhan dasar dan juga seperangkat alat sholat yang dapat digunakan oleh temanteman Disabilitas untuk dapat lebih khusyuk dalam beribadah dibulan suci Ramadhan.

PT Jasa Raharja yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Seksi TJSL, Meita Indaruyati menyatakan bahwa sbagai perusahaan yang bertanggung jawab untuk menyantuni korban kecelakaan, PT Jasa Raharja sebagai Member of Indonesia Financial Group berusaha hadir untuk memberi dukungan kepada teman-teman disabilitas, terutama dimasa pendemi ini.

"Semoga bantuan Paket Bahan Pokok “Berkah Ramadhan” dapat menjadi penyemangat untuk teman-teman disabilitas agar tidak mudah menyerah."

Salah seorang teman Disabilitas bernama M. Soleh yang hadir dalam kegiatan pembagian donasi paket bahan pokok “Berkah Ramadhan” ini yang juga merupakan korban kecelakaan yang menerima santunan dari PT Jasa Raharja mengucapkan terima kasih atas adanya program pembagian donasi paket bahan pokok “Berkah Ramadhan” ini. 

"Terima kasih kepada Jasa Raharja yang telah menangani santunan bagi korban kecelakaan dengan cepat."

Lebih lanjut, Meita juga Ini adalah awal perwujudan program TJSL bagi penyandang disabilitas di BUMN untuk selanjutnya akan ada program-program lainnya sepertipelatihan dan juga penyaluran tenaga kerja sebagai wujud komitmen BUMN  dalam menciptakan Indonesia yang lebih inklusif".

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini