Gak Disangka-sangka, Posisi Mortal Kombat di Box Office Amerika Digeser Anime Ini

Gak Disangka-sangka, Posisi Mortal Kombat di Box Office Amerika Digeser Anime Ini Kredit Foto: Warner Bros.

Setelah kehilangan posisi puncak pada akhir pekan perilisan debutnya, "Demon Slayer: Mugen Train" akhirnya sukses memuncaki box office AS. Film anime ini juga menyalip "Mortal Kombat" di tangga box office AS. 

Dilansir Variety, Rabu (5/5), anime petualangan aksi "Demon Slayer" diperkirakan akan mengakhiri akhir pekan dengan penjualan tiket sebesar 6,4 juta dolar AS atau sekitar Rp 92,4 miliar. Adapun "Mortal Kombat" tertinggal jauh dengan 6,2 juta dolar AS, dari hari Jumat hingga Ahad. Kedua film tersebut memulai debutnya akhir pekan lalu.

Baca Juga: Mungkinkah Sekuel Mortal Kombat Dibuat? Joe Taslim Kasih Bocorannya...

Dalam keadaan normal sebelum pandemi, capaian tersebut jelas mengecewakan untuk penjualan di AS. Namun, selama pandemi, itu bukanlah hasil yang buruk.

Sejauh ini, Demon Slayer yang diputar di 1.915 bioskop di Amerika Utara, telah menghasilkan 34,1 juta USD yang mengesankan di AS dan Kanada. Film dari Funimation dan Aniplex ini telah melampaui anime "Dragon Ball: Super Broly" (30 juta dolar AS) untuk menjadi judul anime terlaris ketiga di Amerika Utara.

Di luar AS, Demon Slayer juga telah mencetak beberapa rekor box office. Di Jepang misalnya, film ini menjadi anime dengan pendapatan kotor tertinggi yang pernah ada dengan penjualan tiket melebihi 368 juta dolar AS atau sekitar Rp 5,3 triliun. Ini mengantarkan Demon Slayer sebagai film anime terlaris yang pernah ada dengan 423 juta dolar AS secara global.

Mortal Kombat, adaptasi yang terinspirasi dari seni bela diri dari video game populer, telah meraup 34 juta dolar AS dalam dua minggu. Sementara di seluruh dunia, Mortal Kombat telah melampaui 66 juta dolar AS dalam penjualan tiket.

Posisi ketiga box office AS ditempati "Godzilla vs Kong". Film dari Warner Bros and Legendary tersebut mengumpulkan 2,7 juta dolar AS sepanjang akhir pekan dari 2.753 layar di AS. 

Itu membuat total domestiknya menjadi 90 juta dolar AS. Film ini juga telah menjadi hit di luar Amerika, di mana ia telah meraup 325 juta dolar AS, sehingga capaian globalnya menjadi 415 juta dolar AS.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini