20 Juta Rakyat Amerika Menganggur, 650 Miliarder Justru Makin Kaya Berkat Pandemi

20 Juta Rakyat Amerika Menganggur, 650 Miliarder Justru Makin Kaya Berkat Pandemi Kredit Foto: Instagram/elonrmuskk

Di balik krisis yang menyebabkan dua puluh juta rakyat Amerika kehilangan pekerjaan, ada 650 miliarder Amerika yang semakin kaya. Kini, kekayaan gabungan para crazy rich di negara itu telah menembus lebih dari USD4 triluin.

Dilansir dari Forbes di Jakarta, Selasa (4/5/21) menurut data Forbes, total kekayaan miliarder Amerika mencapai USD4,6 triliun (Rp66.398 triliun) pada penutupan pasar saham 28 April kemarin.

Baca Juga: Miliarder Bill Gates dan Melinda Cerai, Harta Gono Gini Rp2.529 Triliun Jadi Pertanyaan

Angka tersebut naik 35% dari USD3,4 triliun ketika pasar dibuka pada 1 Januari 2020, tepat ketika Covid-19 mulai menggemparkan dunia. Dengan kata lain, miliarder AS telah lebih kaya sekitar USD1,2 triliun (Rp17.325 triliun) lebih kaya selama pandemi.

Meski lebih dari satu tahun lockdown dan lonjakan pengangguran, pasar saham tetap melonjak. S&P 500 naik 29% sejak 1 Januari 2020, bahkan dengan Covid crash pada Maret 2020, Dow Jones Industrial Average juga naik 19%.

Tetapi banyak miliarder yang sebagian besar kekayaannya terikat pada perusahaan individual, atau portofolio investasi, bernasib jauh lebih baik. Tiga perempat dari 722 miliuner Amerika sama kaya, atau lebih kaya, dibandingkan sebelum pandemi. Bahkan beberapa di antara mereka lebih kaya dengan miliaran, puluhan miliar, atau bahkan lebih dari seratus miliar dolar.

Hanya 20 penerima keuntungan besar dari peningkatan kekayaan semua miliarder AS. Peraih keuntungan terbesar dari semuanya adalah Elon Musk, yang telah melakukan perjalanan luar biasa sejak awal tahun 2020.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini