Politikus Demokrat Bongkar Alasan Setia kepada SBY: Berjuang Bersama, Bukan Membebek

Politikus Demokrat Bongkar Alasan Setia kepada SBY: Berjuang Bersama, Bukan Membebek Kredit Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha

Politikus Partai Demokrat, Andi Arief, membeberkan alasannya terus setia kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Andi mengungkapkan beberapa hal yang mendorongnya setia dan belajar dengan Presiden keenam Indonesia itu, antara lain menjalankan prinsip demokrasi, menjaga kemajemukan, penegakan hukum yang adil, melindungi KPK, netralitas TNI-Polri, dan serius mengurus kesejahteraan rakyat. Dia juga menegaskan dalam upaya tersebut, para kader Partai Demokrat berjuang bersama, bukan mengikuti begitu saja.

Baca Juga: AHY Belum Layak Jadi Pemimpin, SBY Gandeng Anies Tebar Pesona di Basis Demokrat untuk Dongkrak Suara

Hal itu diungkapkan Andi melalui lini masa akun Twitternya. "Menjalankan prinsip-prinsip demokrasi, HAM, kemajemukan, penegakan hukum yang adil, melindungi KPK, netralitas TNI-Polri, serius urus kesejahteraan rakyat dengan ekonomi yang tumbuh, itu yang mendorong saya dkk setia dan belajar kepada @SBYudhoyono. Kami ikut berjuang bersama, bukan membebek," kata Andi melalui akun Twitternya, @Andiarief, Rabu 28 April 2021.

Cuitan Andi Arief direspons beragam oleh pengguna media sosial atau netizen. Tidak sedikit yang menanggapinya dengan kritik.

Salah satunya pemilik akun @tyanmiza yang menilai sikap SBY saat ini. "Tapi saat ini terlihat Pak SBY seperti main aman sehingga seperti kehilangan kemampuan untuk mengkritisi polemik yang sedang berkembang di Tanah Air," cuitnya.

Andi pun langsung menanggapi cuitan tersebut. "Sebagai mantan Presiden, beliau menjaga etika," jawab Andi.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini