BEI Dorong Lahirnya IDX-MES BUMN 17

BEI Dorong Lahirnya IDX-MES BUMN 17 Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Saat ini sudah ada tiga indeks saham syariah dan satu indeks saham BUMN di BEI, yaitu Jakarta Islamic Index (JII) yang diluncurkan pada 3 Juli 2000, ISSI yang terbit pada 12 Mei 2011, dan Jakarta Islamic Index 70 yang mulai diperhitungkan pada 17 Mei 2018. Sementara perhitungan pergerakan harga 20 saham BUMN terpilih sudah ada pada indeks IDX BUMN20 yang diterbitkan pada 17 Mei 2018.

"Konstituen IDX-MES BUMN 17 mengukur kinerja harga dari 17 saham syariah yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan anak BUMN yang memiliki likuiditas baik dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik,"katanya.

Seleksi kualitatif dan kuantitatif dilakukan berdasarkan likuiditas transaksi di pasar reguler, kapitalisasi pasar, kinerja keuangan, kepatuhan, dan lain-lain. Saat ini ada 34 saham BUMN yang tercatat di BEI dan 22 di antaranya masuk ke dalam kriteria saham syariah.

Indeks ini dihitung berdasarkan metode free float adjusted market capitalization weighted dengan menerapkan pembatasan bobot (cap) untuk satu saham paling tinggi sebesar 20%. Tanggal dasar perhitungan indeks ini ditetapkan pada 30 Desember 2015 dengan nilai awal 100. Akan ada empat kali evaluasi setiap tahun yaitu untuk evaluasi mayor pada bulan Mei dan November (efektif hari bursa pertama Juni dan Desember). 

Sementara untuk evaluasi minor dilakukan pada bulan Februari dan Agustus (efektif hari bursa pertama Maret dan September). Melalui Pengumuman No. Peng-00101/BEI.POP/04-2021, BEI telah merilis ke-17 saham BUMN yang terpilih menjadi konstituen awal indeks adalah ANTM, BRIS, ELSA, INAF, KAEF, PGAS, PPRE, PTBA, PTPP, SMBR, SMGR, TINS, TLKM, WEGE, WIKA, WSBP, WTON. Komposisi indeks berdasarkan sektor bidang usaha apabila diurutkan dari bobot tertinggi, yaitu sektor barang baku, infrastruktur, energi, keuangan, dan kesehatan.

"Kehadiran indeks saham BUMN syariah baru ini, diharapkan semakin menambah daya tarik pasar modal syariah di tanah air. Diluncurkan di momen yang tepat di bulan yang penuh kebaikan," pungkasnya. 

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Tampilkan Semua
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini