Anak Usaha PYFA Akuisisi Fullerton Healthcare Indonesia

Anak Usaha PYFA Akuisisi Fullerton Healthcare Indonesia Kredit Foto: Pyfa Investama Medika

PT Pyfa Investama Medika (PIM) meneken perjanjian shares subscription agreementĀ  atau perjanjian pengambil bagian saham (SSA) dengan Fullerton Health Indonesia Group dan Fullerton Healthcare Group Pte Ltd yang berada di Singapura.

Dengan penandatanganan itu, menjadikan anak usaha PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) itu sebagai pemilik saham minoritas pada Fullerton Health Indonesia Group yang terdiri dari PT E-Tirta Medical Center (EMC), PT Fullerton Health Indonesia (FHI), PT Global Assistance Healthcare (GAH), dan PT Global Asistensi Medika (GAM).

Baca Juga: Pyridam Farma Bidik Pasar Consumer Health

Direktur PT Pyridam Farma Tbk (PYFA), Yenfrino Gunadi, mengatakan bahwa kedua belah pihak siap bersinergi untuk memajukan industri kesehatan Indonesia serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

"Rencana investasi ini bertujuan untuk memperluas strategi bisnis grup PYFA agar dapat melahirkan inisiatif dan melakukan kolaborasi lebih lanjut dengan Grup Fullerton Healthcare untuk menyediakan barang dan jasa terkait dengan kesehatan yang lebih baik dan dapat dijangkau di pasar Indonesia," kata Yenfrino.

Sementara itu, Presiden Direktur Fullerton Health Indonesia Group Alain Durand menambahkan, pihaknya optimis melalui perjanjian pengambil bagian saham ini, Fullerton Health Indonesia Group akan memberikan layanan yang lebih baik kepada seluruh masyarakat Indonesia dengan dukungan dari PYFA.

Fullerton Healthcare merupakan salah satu platform perawatan kesehatan terintegrasi terkemuka untuk memberikan perawatan yang terjangkau dan dapat diakses untuk semua di Asia pasifik. Fullerton Health Indonesia Group merupakan salah satu bagian dari Fullerton Healthcare yang telah berada di berbagai negara seperti Filipina, Singapura, Malaysia, Australia, New Zealand, China, dan Hong Kong.

Sebelumnya, pada akhir tahun lalu, PT Pyridam Farma Tbk bekerja sama dengan Tirta Medical Center untuk menyediakan Mobile PCR Lab yang sudah memenuhi standar protokol kesehatan yang ditetapkan World Health Organization (WHO). Dalam mobile PCR Lab sudah disediakan berbagai alat perlengkapan pengetesan virus, seperti mesin PCR dan pendukungnya, PCR reagent test kit, bahan habis pakai, serta APD.

Dengan hadirnya mobile PCR Lab ini diharapkan dapat membantu memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan memfasilitasi pemeriksaan yang lebih fleksibel dan hasil yang cepat bagi masyarakat Indonesia.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini