Ada Pelatihan Khusus Buat UMKM dan Startup Nih, Yuk Ikut!

Ada Pelatihan Khusus Buat UMKM dan Startup Nih, Yuk Ikut! Kredit Foto: Unsplash/Rawpixel

Karena pandemi, semua pihak melakukan transformasi digital; tak terkecuali para UMKM dan startup. Untuk itu, Alibaba Business School serta Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia) akan meluncurkan program pelatihan Alibaba Netpreneur secara virtual.

Program itu bertujuan membekali pelaku bisnis pengetahuan yang dapat mempercepat transformasi digital, berkaca dari kisah sukses ekonomi digital Alibaba. Pendaftaran sudah berjalan dan akan berakhir pada 16 Juni 2021.

“Kami sangat senang dapat mendemonstrasikan kepada para UKM dan wirausahawan, bagaimana mereka dapat memanfaatkan pembelajaran dan pengetahuan dari ekosistem digital kami, untuk memahami dan memanfaatkan peluang yang ada, serta mentransformasi bisnis mereka untuk mencapai kesuksesan jangka panjang dalam ekonomi digital,” jelas Alibaba Group Partner dan Vice President, Zhang Yu, dikutip Kamis (22/4/2021).

Baca Juga: Harap Simak! Pemilik Kripto Harus Lapor Total Return, Kata ....

Baca Juga: Ini Deretan Manfaat Uang Digital Bank Sentral, Dijelaskan oleh Sang Ahli

2 gelombang pertama Program Alibaba Netpreneur Training Indonesia berlangsung pada 2019 dan 2020 selama 10 hari di Hangzhou. Hingga saat ini, 96 wirausahawan dan pelaku bisnis di Indonesia telah menyelesaikan program pelatihan tersebut.

Gelombang ke-3 telah melalui perancangan ulang, mempertimbangkan pandemi yang masih belum berakhir. Kali ini, program Alibaba itu menggabungkan metode daring dan luring dengan protokol kesehatan. "Program online akan berlangsung lewat rangkaian seminar virtual pada 14 Juli-1 September; mencakup inovasi e-commerce dan digital, akses ke pemimpin bisnis Alibaba dan China, serta kesempatan membangun relasi," ujar perusahaan.

Selama 6 pekan, sesi seminar ini akan mencakup transformasi digital China, yang termasuk faktor-faktor utama yang mendukung pertumbuhan Alibaba dari startup hingga menjadi ekosistem digital, serta saran-saran praktis untuk membantu bisnis mentransformasi operasinya secara digital dan dengan percaya diri meraih peluang bisnis secara global.

"Penting bagi para pengusaha, terutama pelaku UKM, untuk membekali diri dengan pengetahuan terbaru dan terpenting mengenai transformasi digital," kata Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini