Satgas: Varian Corona dari India Belum Ditemukan di Indonesia

Satgas: Varian Corona dari India Belum Ditemukan di Indonesia Kredit Foto: Antara/REUTERS/Francis Mascarenhas

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa varian Covid-19 B1617 yang ditemukan pertama kali di India belum ditemukan di Indonesia.

"Varian B1617 tidak ditemukan pada sampel yang digunakan untuk whole genome sequencing sampai dengan tanggal 19 April 2021," ujarnya dalam keterangan pers dari Graha BNPB yang ditayangkan secara daring, Selasa (20/4/2021).

Baca Juga: Menkes Budi Gunadi Ungkap Alasan Terjadi Lonjakan Tinggi Covid-19 di India

Seperti yang diketahui, India sendiri sedang mengalami lonjakan dalam jumlah kasus Covid-19. Hal ini cukup mengejutkan karena angka vaksinasi di India cukup tinggi dan sebelumnya tingkat kasus positifnya juga rendah.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa lonjakan kasus yang terjadi di India salah satunya disebabkan oleh varian dari Covid-19. Lengahnya masyarakat karena euforia vaksinasi yang menyebabkan kendornya protokol kesehatan juga ditengarai dapat menyebabkan lonjakan kasus Covid-19.

Pemerintah sendiri mengawasi ketat jalur perbatasan dengan melakukan tes PCR sebanyak dua kali kepada pelancong domestik dan karantina wajib selama lima hari dalam jeda pada tes PCR kedua.

Sementara, untuk pendatang dari luar negeri akan diterapkan protokol yang sama dengan diwajibkan juga membawa surat tes hasil PCR negatif dari domisili asal.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini