Pertengahan April 2021, Harga CPO Tetap Oke

Pertengahan April 2021, Harga CPO Tetap Oke Kredit Foto: Antara/Wahdi Septiawan

Melewati pekan II April 2021, harga rata-rata minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) pada CIF Rotterdam basis tercatat menguat sebesar 81,6 persen menjadi US$1.159 per MT (atau sekitar Rp16.805.500 per MT) dibandingkan periode yang sama secara y-o-y. Jika dibandingkan pekan lalu, average price yang tercatat tersebut menguat 1 persen dari yang sebelumnya sebesar US$1.148 per MT (atau sekitar Rp16.646.000 per MT).

Meskipun penyebaran pandemi Covid-19 masih masif di Indonesia, harga rata-rata CPO tersebut berada jauh di atas level harga potensial yang sebesar US$700 per MT. Tidak hanya itu, harga CPO saat ini juga membawa harapan baru terhadap harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani.

Baca Juga: Ekspor CPO, Dorong Surplus Perdagangan US$1,57 Miliar

Melesatnya harga minyak mentah menjadi salah satu sentimen positif menguatnya harga minyak nabati, termasuk minyak kelapa sawit. Hal ini karena minyak sawit dapat dijadikan sebagai salah satu produk substitusi yang banyak digunakan sebagai bahan baku biodiesel.

Menguatnya harga minyak mentah cenderung membuat penggunaan biodiesel dari sawit makin kompetitif di pasar. Wakil Presiden Asosiasi Produsen Biodiesel Indonesia, Paulus Tjakrawan, dalam pameran perdagangan industri Jerman, Hannover Messe, mengatakan bahwa produsen biodiesel Indonesia diperkirakan dapat mengekspor satu juta kiloliter biodiesel sepanjang tahun 2021 ini.

Secara internal, terganggunya pasokan minyak kelapa sawit akibat efek keterlambatan waktu dari El Nino dan fenomena cuaca La Nina baru-baru ini menyebabkan tingkat stok CPO di Malaysia dan Indonesia menurun. Tidak hanya itu, Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) memperkirakan, secara keseluruhan, prospek minyak sawit pada tahun 2021 terlihat lebih baik dibandingkan harga rata-rata pada 2019 dan 2020.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini