Tuh Kan! Kena Ngabalin Disentil, Efek Bocorkan Nama Reshuffle: Bung, Gak Usah Didramatisir

Tuh Kan! Kena Ngabalin Disentil, Efek Bocorkan Nama Reshuffle: Bung, Gak Usah Didramatisir Kredit Foto: Instagram/Ali Mochtar Ngabalin

Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani meminta semua pihak untuk tidak perlu mendramatisir kabar tentang akan dilakukannya perombakan (reshuffle) kabinet Indonesia Maju termasuk dari Ali Ngabalin di lingkara Istana Negara.

"Jadi PPP meminta, termasuk yang di lingkaran Istana seperti Bung Ngabalin, jangan malah mendramatisir soal reshuffle tersebut, termasuk soal waktunya," kata Arsul saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (14/4/2021).

Baca Juga: Bocorkan Tiga Menteri Kena Reshuffle Jokowi, Ngabalin: Iya, Iya...

Wakil Ketua MPR itu mengatakan, soal reshuffle ini bukan hal yang luar biasa bagi partainya. PPP tidak ingin melihatnya sebagai momen politik secara berlebihan, apalagi ikut menjadikannya sebagai sebuah spekulasi politik.

Anggota Komisi III DPR itu juga menganalogikan kabinet pemerintahan itu seperti tim sepakbola. Bedanya, jika di sepakbola yang menjadi komandan dan bertanggung jawab atas timnya adalah pelatih, jika di kabinet adalah Presiden.

"Nah, kalau yang jadi komandan melihat bahwa kinerja atau irama anggota tim-nya sudah tidak sesuai yang dikehendakinya atau ingin menekankan gaya bermain tertentu yang berbeda, ya maka wajar dilakukan penggantian," ujarnya.

Oleh karena itu, Arsul kembali meminta kepada semua agar tidak menyikapi isu ini secara berlebihan. "Mari kita lihat saja reshuffle ini seperti penggantian pemain bola dalam satu pertandingan," tutur dia melanjutkan.

Diberitakan sebelumnya, Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam waktu dekat kemungkinan akan melakukan reshuffle Kabinet Indonesia Maju.

Bahkan, lebih spesifik dia menyebut perombakan kabinet akan dilakukan dalam pekan ini. “Insyaallah kalau tidak ada aral melintang pekan-pekan ini,” ujarnya, Selasa 13 April 2021.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini