Harga CPO di Pekan I April 2021: Sedikit Turun, Tetap Prospektif

Harga CPO di Pekan I April 2021: Sedikit Turun, Tetap Prospektif Kredit Foto: Antara/Aswaddy Hamid

Melewati pekan I April 2021, harga rata-rata minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) pada CIF Rotterdam basis tercatat menguat sebesar 83 persen menjadi US$1.148 per MT (atau sekitar Rp16.646.000 per MT) dibandingkan periode yang sama secara y-o-y. Jika dibandingkan pekan lalu, average price yang tercatat tersebut melemah 1 persen dari yang sebelumnya sebesar US$1.160 per MT (atau sekitar Rp16.820.000 per MT).

Meskipun penyebaran pandemi Covid-19 masih masif di Indonesia, harga rata-rata CPO tersebut berada jauh di atas level harga potensial yang sebesar US$700 per MT. Tidak hanya itu, harga CPO saat ini juga membawa harapan baru untuk harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani.

Baca Juga: Tutup Maret 2021, Harga CPO Belum Terseret

Harga minyak mentah yang cenderung stagnan menjadi salah satu faktor pemicu fluktuasi harga minyak kelapa sawit di Indonesia dan Malaysia. Secara internal, terganggunya pasokan minyak kelapa sawit akibat efek keterlambatan waktu dari El Nino dan fenomena cuaca La Nina baru-baru ini menyebabkan tingkat stok CPO di Malaysia dan Indonesia menurun. Tidak hanya itu, Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) memperkirakan, secara keseluruhan, prospek minyak sawit pada tahun 2021 terlihat lebih baik dibandingkan harga rata-rata pada 2019 dan 2020.

"Implementasi penuh dari mandat B30 di Indonesia dan mandat B20 di Malaysia sangat penting untuk menopang konsumsi domestik dan menyerap yang diantisipasi pertumbuhan pasokan minyak sawit. Situasi defisit dalam minyak nabati global akan mendorong harga CPO memasuki tahun 2021," pungkas CPOPC dalam sebuah laporan berjudul Palm Oil Supply and Demand Outlook Report 2021.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini