Beda Kepuasan Publik untuk Jokowi dan Ma'ruf Amin

Beda Kepuasan Publik untuk Jokowi dan Ma'ruf Amin Kredit Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Lembaga survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan, mayoritas masyarakat mengaku puas terhadap kinerja Presiden Joko Widodo selama penanganan pandemi Covid-19. Sebesar 56 persen menyatakan puas terhadap pria yang akrab disapa Jokowi itu.

"Presiden Jokowi mendapat tingkat kepuasan sebanyak 56 persen," ujar Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, dalam diskusi daring, Sabtu (10/4/2021).

Baca Juga: Elite Kurang 'Jos', Politikus Golkar Sentil Menteri Nadiem di Kabinet Jokowi

Berbanding terbalik dengan tingkat kepuasan masyarakat terhadap Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Ia hanya mendapatkan angka sebesar 36 persen dalam penanganan pandemi Covid-19.

"Terlihat kejomplangan antara tingkat kepuasan terhadap Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin," ujar Dedi.

Survei ini dilakukan dalam satu tahun pandemi Covid-19 pada Maret 2020 hingga April 2021. IPO melakukan survei tersebut terhadap 1.200 responden dari berbagai wilayah Indonesia.

Berkaca dari hasil survei ini, Dedi menilai, ada kerja yang kurang kolektif antara Jokowi dan Ma'ruf. Masyarakat seakan melihat keduanya bekerja sendiri-sendiri dalam penanganan pandemi Covid-19.

"Sekarang orang hanya melihat Presiden Jokowi bekerja, tidak melibatkan wakil presiden. Begitu juga wakil presiden mungkin bekerja, tetapi tidak berani untuk menunjukkan ke publik," ujar Dedi.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini