Masih Dihantui Pandemi, Kontribusi Ekspor UMKM Harus Ditingkatkan

Masih Dihantui Pandemi, Kontribusi Ekspor UMKM Harus Ditingkatkan Kredit Foto: Istimewa

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memperoleh berkah besar akibat runtuhnya usaha besar di masa pandemi Covid 19 setahun terakhir. Namun demikian, kontribusi produk UMKM hanya sekitar 4% dari total nilai ekspor Indonesia.

“Upaya globalisasi harus makin digencarkan terhadap 64 juta UMKM di Indonesia, karena angka tersebut mencapai 99% dari keseluruhan usaha yang beroperasi di Indonesia,” kata Ketua Program Studi Hubungan Internasional Universitas Nasional, Irma Indrayani, dalam keterangannya, Sabtu (10/4/2021). Baca Juga: Sedih! Bukan Hoaks, Pandemi Covid-19 Membuat 30 Juta UMKM Bangkrut

Meskipun banyak juga yang rontok, menurut Irma, UMKM terbukti lebih mampu bertahan menghandapi hantaman pandemi Covid 19 setahun terakhir. Bahkan kini banyak bermunculan UMKM-UMKM baru yang  merupakan peralihan model bisnis dari usaha besar ke UMKM, juga beralihnya gelombang orang-orang terkena PHK yang beralih profesi menjadi pebisnis UMKM.

“Saat ini total ada sekitar 12.234 UMKM eksportir atau sekitar 83% dari jumlah eksportir,” terang Irma. Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Produk UMKM, Bupati Klungkung Duet dengan Kanada

Namun, lanjut Irma, UMKM menghadapi sejumlah tantangan dalam upaya mereka menembus pasar global, di antaranya perubahan bisnis dari konvensional menjadi digitalisasi, pengendalian inflasi yang berpengaruh terhadap harga produk UMKM dan daya beli masyarakat, kemampuan menembus akses pasar terutama untuk masuk ke platform digital.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini