Jenderal Layaknya Digantikan Jenderal Juga Lho Bang Ali Ngabalin!

Jenderal Layaknya Digantikan Jenderal Juga Lho Bang Ali Ngabalin! Kredit Foto: WE

Politikus Partai Demokrat, Rachland Nashidik membuat poling online untuk mengetahui siapa tokoh yang tepat menjabat kepala staf presiden (KSP) jika Moeldoko mundur dari jabatan tersebut.

Poling itu dilakukan Rachland di lini masa akun Twitternya, @RachlanNashidik. Poling digelar sejak Jumat 2 Maret 2021. "Jika Presiden mempertimbangkan mengganti Moeldoko, siapa menurut Anda layak menjadi KSP," tulis pertanyaan poling yang diposting Rachland.

Rachland memposting tiga nama dalam poling tersebut, yakni mantan Menteri Perhubungan Jenderal Purn Agum Gumelar, mantan Kapolri Jenderal Polisi Purn Idham Azis, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Jenderal Purn Wiranto.

Baca Juga: Belum Muncul Setelah Hasil KLB Ditolak Yasonna, Ternyata Moeldoko Langsung Sibuk Sama . . .

Dari hasil poling Rachland di Twitter, sebanyak 2.847 pengguna Twitter mengikuti poling tersebut. Hasilnya, Jenderal Purn Idham Azis meraih suara terbanyak, yakni sebesar 52,3%. Diikuti Jenderal Purn Agu Gumelar 34,4%, Jenderal Purn Wiranto 13,3%.

Poling yang dilakukan Rachland dikomentari pengguna Twitter alias netizen. Pemilik akun @Kifli_andy menilai pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra cocok menduduki jabatan tersebut. "Yusril Ihza.....sipil lebih baik mendeklerkan bahwa era sipil era demokrasi. Militer back to basic," cuitnya.

Baca Juga: Kubu Moeldoko Tau-tau Dorong AHY Bersaing dengan Anies di 2024, Sudah Nyerah?

Adapula netizen yang mengusulkan nama Tenaga Ahli KSP Ali Mochtar Ngabalin. "Ngabalin," cuit pemilik akun @catwhocode.

Lain lagi dengan pemilik akun @lilihar78 yang menyindir Rachland dengan menyebut nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan putranya Agus Harimurti Yudhoyono (SBY). "Kok enggak ada pilihan SBY atau AHY ya, ups .... keceplosan," cuitnya dengan emoji tersenyum dan menutup mulut.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini