Berdayakan Masyarakat Prasejahtera, Gubernur Riau Apresiasi Kehadiran PNM

Berdayakan Masyarakat Prasejahtera, Gubernur Riau Apresiasi Kehadiran PNM Kredit Foto: PNM

Gubernur Riau, Drs. H. Syamsuar MSi, mengapresiasi kehadiran PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM sebagai agent of development untuk memberdayakan masyarakat prasejahtera, dalam audiensi antara jajaran Pemprov Riau dengan Direktur Kelembagaan PT PNM (Persero), Noer Fajrieansyah, pada Senin (15/3/2021).

Noer Fajrieansyah berharap bisa membangun sinergi dengan Pemprov Riau dalam upaya menyejahterakan masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan untuk mengurangi angka pengangguran di provinsi tersebut.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Wakil Gubernur Sumatera Utara Kunjungi PNM

"Kami punya visi yang sama, yaitu mengentaskan kemiskinan di Riau melalui program Mekaar. Kami berharap sinergi antara PNM dengan pemerintah daerah mempercepat akselerasi bagi nasabah prasejahtera untuk punya kesempatan akses pembiayaan sehingga bisa meningkat secara finansial yang akan berdampak pada perbaikan kesejahteraan keluarga," jelas Fajrieansyah.

Fajrieansyah menjelaskan, program PNM Mekaar menargetkan nasabah yang berasal dari keluarga prasejahtera. Nilai pinjaman program PNM Mekaar berada di rentang angka Rp2 juta hingga Rp10 juta dengan model pembiayaan berkelompok. Selain itu, dijelaskan bahwa kehadiran PNM Mekaar juga membuka kesempatan kerja yang lebih luas bagi anak muda untuk berkarier.

Gubernur Riau, Syamsuar, mengapresiasi kinerja PNM atas pelaksanaan program PNM Mekaar di provinsi Riau. "Kami berharap ada tindak lanjut berupa sinergi program bersama antara pemprov dengan PNM untuk memberdayakan UMKM di Riau," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Syamsuar juga mengungkapkan permintaan pembukaan cabang baru di Kab. Pulau Meranti sebab di kabupaten tersebut belum terjangkau layanan program PNM Mekaar. Turut hadir dalam audiensi kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Sosial, dan Kepala Bappeda Provinsi Riau.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini