Bisa Berbahaya, Keterangan Para Saksi Kasus Bansos Nggak Konsisten

Bisa Berbahaya, Keterangan Para Saksi Kasus Bansos Nggak Konsisten Kredit Foto: Antara/Aditya Pradana

Kuasa Hukum Juliari Batubara, Maqdir Ismail, menyoroti inkonsistensi para saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi bantuan sosial (Bansos) Kementerian Sosial (Kemensos). 

Sekjen Kemensos Hartono Laras dan Dirjen Perlindungan Jaminan Sosial Pepen Nazarudin memberi keterangan yang berbeda-beda dalam beberapa kali persidangan dengan terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Indea Maddanatja Keterangan yang berbeda-beda disampaikan kedua saksi tersebut dalam persidangan 3 dan 8 Maret 2021 lalu yang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta.Baca Juga: Juliari Punya Target Mengkorupsi Bansos Rp35 Miliar

"Bisa jadi untuk menyembunyikan sesuatu yang merugikan dirinya dan untuk menyudutkan orang lain," kata Maqdir Ismail, Rabu (10/3/2021) di Jakarta. 

Maqdir menegaskan, keterangan yang berubah-ubah dari para saksi dalam beberapa kali persidangan mestinya dikesampingkan oleh pengadilan. Ia mengaku tidak mengetahui motivasi atau pun tujuan para saksi yang memberikan keterangan berubah-ubah.Baca Juga: Sekjen Kemensos sebut Audit BPKP soal Bansos Potekan Juliari Kemahalan

"Tidak tertutup kemungkinanan motivasi di balik perubahan keterangan ini, supaya nantinya mereka bisa menjadi justice collaborator," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini