Elon Musk Nyayur! Saham Tesla Melonjak Drastis Setelah Berhari-Hari Ambyar!

Elon Musk Nyayur! Saham Tesla Melonjak Drastis Setelah Berhari-Hari Ambyar! Kredit Foto: Instagram/elonrmuskk

Saham produsen kendaraan listrik milik Elon Musk, Tesla Inc, mencetak kenaikan hampir 20% pada perdagangan Selasa, 9 Maret 2021. Rebound-nya saham Tesla itu sekaligus menjadi kenaikan terbesar dalam setahun terakhir.

Melansir dari Reuters, sejumlah sentimen menopang pergerakan saham Tesla, salah satunya adalah data yang menunjukkan peningkatan penjualan di China. Selain itu, peningkatan peringkat saham oleh seorang analis New Street Research, Pierre Ferragu, dari awalnya netral menjadi beli dengan target harga menjadi US$900 juga menjadi sentimen kenaikan saham Tesla. Baca Juga: Penutupan Sesi I, IHSG Unjuk Gigi di Asia!

Lonjakan yang hampir mencapai 20% itu telah menambahkan lebih dari US$100 miliar ke kapitalisasi pasar Tesla. Bukan hanya itu, kenaikan tersebut juga telah menghentikan kerugian lima hari berturut-turut bagi Tesla dalam kemerosotan Nasdaq, di mana investor dibayangi oleh ketakutan adanya kenaikan suku bungaBaca Juga: Gajah Tunggal Milik Lo Kheng Hong Lunasi Utang Pakai Utang, Nilainya Jumbo!

Saham Tesla terparkir di level US$673,58 dengan adanya kenaikan harga tersebut. Investor tercatat menjual saham Tesla dengan nilai mencapai US$43 miliar, lebih besar atau hampir tiga kali lipat daripada perusahaan yang paling banyak diperdagangkan kedua, yakni Apple. 

"Saat pasar benar-benar mengoreksi optimisme baru-baru ini yang tercermin dalam penilaian Tesla, pekerjaan terbaru kami memperkuat kepercayaan kami tentang prospek perusahaan yang solid dalam dua tahun ke depan," pungkas Ferragu dalam catatan kliennya.

Peningkatan harian saham Tesla ini juga turut mendongkrak Nasdaq dengan lonjakan 3,7% dan 1,4% di S&P 500. Dalam enam bulan terakhir, akumulasi kenaikan harga saham Tesla mencapai 70%. Selama periode Februari 2021, Tesla telah menjual 18.318 kendaraan buatan China, lebih tinggi dari Januari lalu yang hanya 15.484 unit kendaraan.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini